kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Nam Air segera buka rute Pekanbaru-Medan


Jumat, 16 Oktober 2015 / 22:00 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Maskapai Nam Air akan segera membuka rute baru dari bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Setelah selama ini saudaranya Sriwijaya Air sudah mengoperasikan rute Jakarta-Pekanbaru, kini Nam Air berniat mengoperasikan rute lanjutan dari Pekanbaru ke Medan.

Rute pendek ini akan dioperasikan pada 25 Oktober nanti.

“Ini akan dioperasikan sehari sekali penerbangan menggunakan pesawat Boeing 737.500,” ungkap Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air kepada KONTAN, Jumat (16/10).

Meski kini operasional penerbangan di Kota Pekanbaru kerap terganggu kabut asap, tetapi ini tetap tak menyurutkan rencana ekspansi perseroan. Menurut Agus, operasional rute ini nantinya akan disesuaikan dengan Notice to Airmen (NOTAM) yang dikeluarkan otoritas terkait mengenai kondisi bandara.

Kata dia, kalau memang diterbitkan NOTAM pihaknya sudah pasti akan mengikuti. Ia mengaku, optimistis rute baru Nam Air tersebut akan banyak diminati seperti rute Jakarta-Pekanbaru yang dioperasikan Sriwijaya Air.

Diharapkan rute Pekanbaru-Medan ini bisa mencapai tingkat keterisian rata-rata maskapai yang berada di angka 87%.

Dengan rencana pengoperasian rute baru ini, ia pun menepis kabar ditutupnya rute Jakarta-Pekanbaru yang dioperasikan Sriwijaya Air. Kata Agus, saat ini pihaknya malah tengah menyiapkan pengembangan penerbangan dari Pekanbaru.

“Kalau bandara ditutup itu karena asap,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×