kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Nestlé Indonesia tidak terpengaruh pembebasan impor bawang putih dan bawang bombay


Jumat, 27 Maret 2020 / 20:53 WIB
Nestlé Indonesia tidak terpengaruh pembebasan impor bawang putih dan bawang bombay
ILUSTRASI. Nestlé Indonesia tidak terpengaruh pembebasan impor bawang putih dan bawang bombay. REUTERS/Denis Balibouse


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) lewat  Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 27 Tahun 2020 membebaskan sementara izin impor untuk bawang putih dan bawang bombai hingga 31 Mei 2020. Meski demikian, kelonggaran impor bahan baku ini tidak berdampak ke produsen Maggi penyedap rasa, PT  Nestlé Indonesia. 

Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia Debora Tjandrakusuma menjelaskan Nestlé Indonesia menggunakan bahan baku bubuk bawang putih dan bawang bombay sebagai salah satu bahan dari produk Maggi. "Selain itu bubuk bawang putih dan bawang bombay juga digunakan untuk produk-produk kuliner Maggi di Pabrik Nestlé Indonesia di Panjang, Lampung," kepada Kontan.co.id, Jumat (27/3). 

Baca Juga: Gapmmi sambut kebijakan pembebasan sementara impor bawang putih dan bawang bombay

Adanya pembebasan izin impor komoditas bawang putih dan bawang bombay diakui Debora tidak berdampak bagi bahan baku dari produk Maggi. 

Sebab kalau melihat lebih jauh ke peraturannya, komoditas bawang bombay dan bawang putih yang dikenakan bebas impor adalah produk holtikultura. Lebih jauh dalam Pasal 35A tercantum untuk produk bawang bombay dengan Pos Tarif/ HS 0703.10.19 dan bawang putih dengan Pos Tarif/HS 0703.20.90. 

Baca Juga: Harga bawang putih dan bombai selangit, Kemendag bebaskan izin impor

Adapun agar kebutuhan bubuk bawang terus tercukupi dan tidak membebani arus kas perusahaan, Debora menjelaskan Nestlé Indonesia telah melakukan hedging (lindung nilai) dalam pembelian bahan baku sehingga bisa menyediakan produk bumbu masakan rumahan dengan harga yang pantas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×