kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.824   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pabrik obatnya terdampak banjir, begini penjelasan Kalbe Farma (KLBF)


Rabu, 26 Februari 2020 / 17:41 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengemas obat generik bermerk dan berlogo kemasan biru di pabrik PT Hexpharm Jaya, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10). Produsen obat anak perusahaan dari PT Kalbe Farma Tbk dengan kapasitas produksi 300 juta tablet per bulan ini sampai de


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Mulia menjelaskna, dampak banjir tersebut menganggu supply Enseval ke apotik dan rumah sakit karena distributor Hexpharm Jaya, Enseval Putra terkena dampak  banjir di Pulo Gadung. 

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius menambahkan, dampak banjir ke sejumlah pabrik Kalbe Farma adalah beberapa karyawan tidak bisa masuk kerja. "Sehingga pabrik baru mulai beroperasi setelah makan siang," ujarnya. 

Baca Juga: Gandeng Eijkman, Bio Farma Berniat Kembangkan Vaksin Penangkal Corona

Meski pabrik berjalan setengah hari, Vidjongtius mengakui hambatan produksi masih bisa diuber di sore dan hari ini akan rampung. 

Vidjongtius menilai dampak banjir ini tidak signifikan dan mulai hari ini, Rabu (26/2) seluruh operasional sudah normal kembali. "Tidak ada potensi kerugian yang ditanggung Kalbe akibat banjir," kata Vidjongtius. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×