kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pabrik Pirelli-Astra siap produksi 1,5 juta ban


Kamis, 09 Oktober 2014 / 14:24 WIB
Pabrik Pirelli-Astra siap produksi 1,5 juta ban
ILUSTRASI. YLKI meminta BPOM harus segera melakukan audit dan investigasi terkait kasus Indomie di Taiwan. REUTERS/Beawiharta


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Evoluzione Tyres, pabrik ban di bawah kepemilikan Pirelli International dan PT Astra Otoparts Tbk siap mengoperasikan pabrik barunya di Subang, Jawa Barat, mulai Mei 2015. Pada tahun pertamanya (2015), pabrik kinerja produksi pabrik dipastikan belum maksimal.
 
"Pada tahun perdananya, karena mulai Mei (2015), maka sampai akhir tahun mungkin sekitar 1,5 juta unit," jelas Tierri Corte, Direktur Pirelli Tyre Company Limited di Hotel Mahakam, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2014). Kapasitas maksimum pabrik ini disiapkan mencapai 7 juta unit per tahun.
 
"Pada waktunya target kami menyentuh angka 7 juta unit, dalam beberapa tahun mendatang," katanya.

 Di Indonesia, Pirelli akan memproduksi ban-ban untuk sepeda motor bermesin kecil dan menengah untuk komuter, seperti skuter, bebek (underbone), dan sport kecil. Selain fokus menggarap pasar domestik, pabrik ini akan memasok kebutuhan pasar di Asia sampai Eropa.
 
"Mulai Mei nanti (2015), kami pasarkan sekaligus ekspor secara bersamaan. Eropa salah satu tujuan kita, karena memproduksi di Indonesia lebih murah dan menjual di sana lebih besar untungnya, sehingga kami bisa lebih cepat mengejar balik modal atas investasi yang besar ini (pabrik)," beber Tierri.
 
PT Evoluzione Tyres merupakan perusahaan gabungan, sudah menyedot investasi hingga Rp 1,3 triliun, dengan komposisi kepemilikan saham 60 persen Pirelli dan 40 persen Astra Otoparts. Jumlah kapasitas produksi ditentukan dari komposisi saham yang dimiliki masing-masing perusahaan. (Agung Kurniawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×