kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Paramita Bangun (PBSA) hanya meraup laba Rp 4,70 miliar pada Semester I


Jumat, 02 Agustus 2019 / 18:00 WIB
Paramita Bangun (PBSA) hanya meraup laba Rp 4,70 miliar pada Semester I

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan positif sepanjang semester I 2019.

Menilik laporan keuangan perseroan, pendapatan PBSA meningkat 18,35% di nilai Rp 220,22 miliar dari Rp 186,07 miliar pada semester I tahun lalu.

Walau demikian, laba yang dapat diatribusikan perusahaan kepada pemilik entitas induk terlihat menyusut signifikan sebesar 90% dari Rp 47,44 miliar ke angka Rp 4,70 miliar pada semester I tahun ini.

Baca Juga: Paramita Bangun Sarana (PBSA) tangguhkan proyek di Malaysia

Vincentius Susanto, Sekretaris PBSA menjelaskan, walau demikian, perseroan masih optimistis dapat mencapai target laba senilai Rp 525 miliar sampai akhir tahun ini.

"Kami masih optimistis meraih target sampai akhir tahun nanti. Pada semester I 2019, kami mencatat pendapatan pendapatan sebesar Rp 220 miliar, nilai tersebut hampir mencapai setengah dari target di akhir tahun," tuturnya kepada Kontan, Jumat (2/8).

Dirinya melanjutkan, pendapatan perseroan sampai dengan semester I 2019, diraih dari sejumlah 39 proyek. Sedangkan sampai dengan akhir tahun 2019 PBS masih akan mengerjakan atau menyelesaikan sejumlah 53 project.

Baca Juga: Paramita Bangun Sarana (PBSA) bagikan dividen Rp 19,50 miliar, berikut jadwalnya

"Dengan demikian, kami sangat optimistis sampai akhir tahun bisa mencapai target," tandasnya.

Sebagai informasi, pada kuartal I 2019 lalu, PBSA juga mengalami penyusutan laba bersih 77,90% di angka Rp 5,09 miliar dari Rp 23,04 miliar pada periode sama tahun lalu. Hal ini, merupakan imbas dari penundaan proyek yang terjadi pada tahun 2018.

Namun demikian, perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2016 tersebut, mengantongi peningkatan pendapatan 43,75% di angka Rp 98,92 miliar sepanjang kuartal I 2019 lalu.




TERBARU

Close [X]
×