kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Paramita Bangun Sarana lirik proyek di luar industri kelapa sawit


Jumat, 20 April 2018 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA)


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) akan mulai melirik proyek di luar industri kelapa sawit pada tahun ini. Hal ini dilakukan selain untuk diversifikasi klien, juga untuk menggarap potensi yang ada.

Vincencius Susanto, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Paramita Bangun Sarana Tbk mengatakan selain sawit, industri makanan dan farmasi menjadi target marketnya. Tahun ini, perusahaan sudah mulai menggarap satu proyek pembangunan pabrik roti di Gresik.

"Itu sudah mulai berjalan, nilai proyek yang kami peroleh sekitar Rp 40 miliar lebih hanya untuk bangunan saja. Nanti kan untuk pabrik ada mechanical electrical dan lainnya," ujar Vincencius di Jakarta, Jumat (20/4).

Kontrak tersebut diperoleh perusahaan pada tahun ini dan dalam tahap pengerjaan. Periode kontraknya selama empat bulan untuk membangun pabrik seluas satu hektare. 

Vincencius mengatakan ini merupakan milestone perusahaan menggarap sektor diluar CPO setelah perusahaan juga sebelumnya menggarap segmen chemical.

"Proyek chemical, food industri dan farmasi itu hampir-hampir sama dengan kelapa sawit untuk di downstream-nya," lanjutnya.

Perusahaan saat ini berfokus pada bisnis kontruksi bangunan, infrastruktur, mekanikal dan elektrikal untuk pabrik dan lainnya. Namun Vincencius bilang, pihaknya tidak akan masuk ke heavy industry, karena selain tidak memiliki spesialisasi juga belum tentu bisa kompetitif.

"Kalau untuk high rise (building) itu tidak bisa, karena kami tidak ada tower crane. Bisa saja kami kejar juga mampu tetapi tidak kompetitif dan belum tentu dapat proyeknya. Kalau makanan, chemical dan obat-obatan masih bisa," jelas Vincencius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×