kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.995   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.114   -33,56   -0,55%
  • KOMPAS100 793   -5,08   -0,64%
  • LQ45 609   -3,26   -0,53%
  • ISSI 211   -0,52   -0,25%
  • IDX30 338   -1,63   -0,48%
  • IDXHIDIV20 427   -0,15   -0,04%
  • IDX80 91   -0,57   -0,62%
  • IDXV30 115   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 110   -0,11   -0,10%

Paramount ekspansi ke Bali


Jumat, 19 September 2014 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Sepeda motor listrik produksi PT Volta Semesta Indonesia.


Reporter: Izzatul Mazidah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pamor Pulau Dewata tidak pernah lekang dimata pengembang. Salah satunya Paramount Enterprise International (Paramont Land) yang siap melansir proyek superblok (mixed use) seluas 3,5 hektare (ha) di dekat Bandar Udara (Bandara) I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Andreas Nawawi, Direktur Paramount Land, mengatakan, pihaknya akan menanam dana sebesar Rp 1,5 triliun di proyek yang akan terdiri dari hunian, hotel dan area komersial. Selain itu ada tambahan beberapa menara apartemen siap jual (strata title). Yang menarik, kawasan ini akan punya pantai privat sepanjang 400 meter.

Proyek superblok lain ada di Pekanbaru, Riau. Proyek ini di atas lahan seluas 2 ha. Proyek bernilai Rp 1 triliun ini adalah proyek perdana Paramount di Sumatera. 

Proyek ini meliputi mal, satu menara apartemen dan satu gedung perkantoran. "Finalisasi lahan sudah selesai dan sekarang pondasi sudah mulai dipasang," terang Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land kepada KONTAN, Kamis (18/9).

Proyek lainnya adalah hotel di Balikpapan yang rencananya dibangun akhir tahun ini. Sayang, ia belum bisa menginformasikan lokasi dan nilai investasi untuk membangun hotel tersebut lantaran baru dalam tahap perencanaan.

Langkah ekspansi Paramount Land tidak terlepas dari keberhasilan menjajakan proyek properti. Misalnya untuk proyek hunian La Bella Arcadia Village di Gading Serpong Tangerang. Proyek berkapasitas 503 unit rumah ini sudah ludes. Alhasil, Paramount meraup pendapatan (marketing sales) Rp 500 miliar dari proyek tersebut.

Paramount Land menggelontorkan Rp 250 miliar untuk membangun komplek hunian tersebut. Target pembeli antara pemakai dan investor sama banyak. Komposisi pembelinya sekitar 50% dari Jakarta, 40% sekitar Serpong, dan sisanya luar kota.

Per September 2014 pendapatan Paramount sudah 75% dari target 2014, Rp 3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×