kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pasar es krim lokal masih segar, Aice perluas jangkauan ke Indonesia Timur


Jumat, 14 Februari 2020 / 13:59 WIB
Pasar es krim lokal masih segar, Aice perluas jangkauan ke Indonesia Timur
ILUSTRASI. Aice ice cream bangun pabrik seluas 44.152 meter persegi ini diklaim sebagai pabrik terbesar di Asia Tenggara


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Menurut Sylvana pasar es krim di Indonesia masih sangat besar. Dibuktikan dengan konsumsi perkapita es krim di Indonesia yang masih kecil yakni sebesar 0,7 liter hingga 0,8 liter per tahun. 

Adapun jika membandingkan negara tetangga yakni Singapura yang konsumsi 5 liter per kapita per tahun tentu pasar Indonesia masih menarik. 

"Kami melihat adanya potensi pertumbuhan konsumsi. Adapun ini harus dijawab oleh pemain industri untuk dapat memenuhi permintaan pasar," jelasnya. 

Baca Juga: Pabrik anyar Aice usung konsep factory tour

Oleh karena itulah, Sylvana bilang Aice Indonesia kini tengah dan terus berupaya untuk dapat hadir di modern market dan traditional market seperti warung-warung, khususnya di daerah-daerah yang sebelumnya belum masuk jalur distribusi penjualan es krim.

Tambahan informasi, pabrik anyar Aice di Mojokerto didesain khusus dengan konsep factory tour agar dapat menjadi wisata edukasi. 

Pabrik yang telah dibuka untuk umum sejak Oktober 2019 ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat secara langsung proses produksi es krim Aice dari bahan baku hingga teknologi terkini yang digunakan dalam keseluruhan proses. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×