kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pasar es krim lokal masih segar, Aice perluas jangkauan ke Indonesia Timur


Jumat, 14 Februari 2020 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Aice ice cream bangun pabrik seluas 44.152 meter persegi ini diklaim sebagai pabrik terbesar di Asia Tenggara


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Menurut Sylvana pasar es krim di Indonesia masih sangat besar. Dibuktikan dengan konsumsi perkapita es krim di Indonesia yang masih kecil yakni sebesar 0,7 liter hingga 0,8 liter per tahun. 

Adapun jika membandingkan negara tetangga yakni Singapura yang konsumsi 5 liter per kapita per tahun tentu pasar Indonesia masih menarik. 

"Kami melihat adanya potensi pertumbuhan konsumsi. Adapun ini harus dijawab oleh pemain industri untuk dapat memenuhi permintaan pasar," jelasnya. 

Baca Juga: Pabrik anyar Aice usung konsep factory tour

Oleh karena itulah, Sylvana bilang Aice Indonesia kini tengah dan terus berupaya untuk dapat hadir di modern market dan traditional market seperti warung-warung, khususnya di daerah-daerah yang sebelumnya belum masuk jalur distribusi penjualan es krim.

Tambahan informasi, pabrik anyar Aice di Mojokerto didesain khusus dengan konsep factory tour agar dapat menjadi wisata edukasi. 

Pabrik yang telah dibuka untuk umum sejak Oktober 2019 ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat secara langsung proses produksi es krim Aice dari bahan baku hingga teknologi terkini yang digunakan dalam keseluruhan proses. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×