kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pasar truk diprediksi menguat, Isuzu targetkan pertumbuhan penjualan hingga 23%


Selasa, 21 Januari 2020 / 15:41 WIB
Pasar truk diprediksi menguat, Isuzu targetkan pertumbuhan penjualan hingga 23%
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja melakukan proses perakitan Isuzu Traga sebelum diekspor di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Pasar truk diprediksi menguat, Isuzu targetkan tumbuh hingga 23%. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan akan kebutuhan truk lebih ditentukan oleh aktivitas bisnis dan sektor pendukung lainnya. GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril mengatakan jika aktivitas bisnis meningkat misal karena adanya peningkatan pasar atau adanya proyek-proyek pembangunan biasanya pada saat itu akan terjadi peningkatan permintaan truk.

Mengenai market truk secara nasional tahun ini, Attias memprediksi kurang lebih sama dengan perolehan tahun 2019 kemarin.

Baca Juga: Hino geber penjualan truknya sebanyak 36.000 unit di tahun 2020

"Dimana tantangannya kondisi perekonomian global yang belum stabil akan berdampak pada kondisi perekonomian dalam negeri, tetapi di sisi lain ada peluang di sektor logistik dan infrastruktur," sebutnya kepada Kontan.co.id, Selasa (21/1).

Untuk infrastruktur dan konstruksi misalnya, rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan menciptakan peluang peningkatan pasar truk di sana. Menurut Attias tidak saja pada saat persiapan tetapi juga setelah ibukota pindah karena kegiatan ekonominya akan bertumbuh.

Oleh karena itu Isuzu juga merencanakan persiapan peningkatan jaringan penjualan dan purna jual di Kalimantan. Selain itu sektor komoditas seperti sawit yang berpeluang tumbuh juga menjadi potensi bagi demand kendaraan truk, meski efeknya belum dirasakan diawal tahun ini.

Baca Juga: Ini harga Xmax dan Aerox 155 Maxi Signature on the road, varian skutik anyar Yamaha

Adapun itu di tahun ini, kata Attias Isuzu optimis mematok target pertumbuhan volume penjualan kisaran 20%-23% dibandingkan tahun lalu yang volumenya tercatat 25.270 unit. 

Agen Pemegang Merek (APM) ini sendiri saat ini masih fokus pada pasar medium truck, light truck dan pick up medium yang punya pangsa pasar besar di Indonesia.

Mengenai rencana produk baru, pihak Isuzu Indonesia masih berencana menambah beberapa line up. "Tahun ini rencananya akan ada beberapa varian baru yang akan melengkapi varian yg telah ada," ujar Attias.

Baca Juga: Pilihan mobil bekas merek Korea Selatan, harga di bawah merek Jepang




TERBARU

Close [X]
×