kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.992   21,00   0,12%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Hino geber penjualan truknya sebanyak 36.000 unit di tahun 2020


Selasa, 21 Januari 2020 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI)


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agen Pemegang Merek (APM) truk Hino masih optimistis mengerek penjualannya di tahun ini. Meski tantangan yang dirasakan cukup berat bagi kendaraan komersil yang juga terdampak dari bisnis komoditas.

Terkait bisnis batu bara misalnya, Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengatakan bahwa kalau harga membaik tentu dibarengi produksi yang meningkat. Hal tersebut akan mempengaruhi kebutuhan truk sebagai saran pengangkutan batu bara di jalur darat.

Baca Juga: Ini harga Xmax dan Aerox 155 Maxi Signature on the road, varian skutik anyar Yamaha

Dengan kondisi harga batu bara saat ini produksi diperkirakan menyusut dan dikhawatirkan berdampak bagi belanja kendaraan truk pertambangan. "Walau demikian produksi mereka tak mungkin langsung mati dan masih ada tempat bagi demand truk," terang Santiko kepada Kontan.co.id, Selasa (21/1).

Selain pertambangan, sektor komoditas perkebunan seperti sawit ditengarai bakal naik daun di tahun ini. Hal ini bisa menjadi peluang bagi permintaan truk, baik dari light, medium hingga heavy duty, namun kata Santiko harga CPO yang baik diharapkan dapat berbarengan dengan kenaikan supply dan demand-nya yang bakal berefek positif bagi sarana pengangkutan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×