kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pasca pencurian, Tokopedia tunjuk institusi dunia tingkatkan perlindungan data


Rabu, 13 Mei 2020 / 00:16 WIB
ILUSTRASI. Pengguna Tokopedia bertransaksi melalui gawai di Jakarta, Senin (4/5/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kemudian, Tokopedia telah berkomunikasi dan bekerjasama dengan pemerintah, antara lain Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan investigasi atas kejadian tersebut. 

"Sekaligus memastikan keamanan dan perlindungan atas data pribadi pengguna," imbuh William.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, Tokopedia mengajak seluruh pengguna Tokopedia mengikuti anjuran langkah pengamanan, agar semua tetap terlindungi. Misalnya, memastikan pengguna selalu mengganti kata sandi akun Tokopedia secara berkala.

Baca Juga: Kominfo gandeng BSSN lakukan investigasi atas keamanan data pengguna Tokopedia

Kemudian, tidak menggunakan kata sandi yang sama di berbagai platform digital, dan menjaga OTP dengan tidak memberikan kode tersebut kepada pihak manapun termasuk yang mengatasnamakan Tokopedia juga untuk alasan apapun.

"Bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan," kata William. "Kami terus membangun, mengembangkan, dan meningkatkan prosedur serta sistem antisipasi dan mitigasi kami, sesuai dengan standar terbaik dunia".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×