kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.030   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.165   116,72   1,66%
  • KOMPAS100 990   18,37   1,89%
  • LQ45 728   11,95   1,67%
  • ISSI 255   3,90   1,55%
  • IDX30 394   5,94   1,53%
  • IDXHIDIV20 492   4,04   0,83%
  • IDX80 112   1,91   1,74%
  • IDXV30 136   0,32   0,24%
  • IDXQ30 128   1,71   1,35%

Pasca pencurian, Tokopedia tunjuk institusi dunia tingkatkan perlindungan data


Rabu, 13 Mei 2020 / 00:16 WIB
Pasca pencurian, Tokopedia tunjuk institusi dunia tingkatkan perlindungan data
ILUSTRASI. Pengguna Tokopedia bertransaksi melalui gawai di Jakarta, Senin (4/5/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kemudian, Tokopedia telah berkomunikasi dan bekerjasama dengan pemerintah, antara lain Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan investigasi atas kejadian tersebut. 

"Sekaligus memastikan keamanan dan perlindungan atas data pribadi pengguna," imbuh William.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, Tokopedia mengajak seluruh pengguna Tokopedia mengikuti anjuran langkah pengamanan, agar semua tetap terlindungi. Misalnya, memastikan pengguna selalu mengganti kata sandi akun Tokopedia secara berkala.

Baca Juga: Kominfo gandeng BSSN lakukan investigasi atas keamanan data pengguna Tokopedia

Kemudian, tidak menggunakan kata sandi yang sama di berbagai platform digital, dan menjaga OTP dengan tidak memberikan kode tersebut kepada pihak manapun termasuk yang mengatasnamakan Tokopedia juga untuk alasan apapun.

"Bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan," kata William. "Kami terus membangun, mengembangkan, dan meningkatkan prosedur serta sistem antisipasi dan mitigasi kami, sesuai dengan standar terbaik dunia".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×