kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pasca uji coba, pemerintah siap terapkan program biodiesel B30


Senin, 09 Desember 2019 / 19:33 WIB
Pasca uji coba, pemerintah siap terapkan program biodiesel B30
ILUSTRASI. Kendaraan peserta uji jalan penggunaan bahan bakar biodiesel 30% (B30) di Jakarta, Kamis (13/6). Pemerintah siap menerapkan mandatori bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan campuran 30% (B30).

Reporter: Filemon Agung | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah siap menerapkan mandatori bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan campuran 30% (B30) sebagai upaya untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) pasca rangkaian uji coba.

Direktur Bioenergi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andriah Feby Misna mengatakan langkah implementasi B30 juga dapat meningkatkan pemanfaatan di pasar domestik dan emisi gas buang.

"Penyaluran B20 selama ini tidak mengalami masalah, adapun ada kendala hanya kecil sekali. Sekarang kami sedang uji coba untuk pemakaian B30 untuk beberapa merek mobil diesel," ujar Feby dalam acara diskusi di Jakarta, Senin (9/12).

Baca Juga: Program B20 hemat devisa, pemerintah optimis dengan implementasi B30

Feby mengungkapkan, sejumlah upaya dilakukan seperti memastikan kesiapan produsen serta sertifikasi baku mutu dan kualitas produk. Kementerian ESDM sudah menyediakan buku pedoman bagi para penyalur dalam melakukan penanganan terhadap penyaluran dan penyimpanan bahan bakar campuran nabati dan solar ini.

"Spesifik untuk biodiesel seperti standar atau parameter pengolahannya diperketat, agar memberikan produk yang terbaik bagi konsumen," jelas Feby.

Baca Juga: OPEC pangkas produksi, nilai impor minyak Indonesia bisa meningkat

Ia menambahkan, Kementerian ESDM bersama produsen mobil diesel telah melakukan road test sepanjang 50.000 km di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah memakai B30 sejak Mei 2019 hingga November 2019. Kendaraan diesel yang dipakai berbobot di atas 3,5 ton dan di bawah 3,5 ton.




TERBARU

Close [X]
×