kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pasokan batubara DMO untuk PLN dan IPP capai 23 juta ton di kuartal I-2019


Senin, 06 Mei 2019 / 14:42 WIB
Pasokan batubara DMO untuk PLN dan IPP capai 23 juta ton di kuartal I-2019


Reporter: Handoyo, Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasokan batubara domestic market obligation (DMO) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN maupun independent power producer (IPP) di kuartal I-2019 sudah mencapai 23 juta ton atau 23,95% dari target 96 juta ton.

"Hingga akhir Maret tahun ini, volume batubara ke PLN dan IPP sudah mencapai 23 juta ton," ungkap Kepala Divisi Batubara PT PLN, Harlen, kepada KONTAN. Pasokan dan stok batubara untuk kebutuhan PLTU masih dalam kondisi aman. Harlen mengemukakan, PLN saat ini memiliki stok batubara hingga lebih dari 20 hari.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Batubara, Rudy Hendra Prastowo, menyebutkan, kebutuhan batubara PLN dipasok dari dua sumber. Pertama, yang diadakan oleh manajemen PLN Pusat dengan kontrak jangka panjang, dan sisanya dilakukan anak usahanya, yakni PLN Batubara. 

"Kami (PLN Batubara) berperan sekitar 28%-30% dari total kebutuhan PLN. Sisanya 60%-70% masih di PLN Pusat," ungkap Rudy.

Dia menjelaskan, pasokan batubara tersebut dipenuhi melalui kontrak dengan perusahaan batubara. Sedangkan PLN Batubara mulai tahun ini sudah bisa memproduksi batubara dari tambang sendiri meski masih dalam jumlah yang terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×