kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasokan berlebih, bisnis Semen Bosowa ikut melesu


Jumat, 11 Agustus 2017 / 18:01 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Semen Bosowa Berau juga merasakan kelesuan pasar semen nasional. Untuk itu, Bosowa melakukan efisiensi di sana-sini.

Produsen semen di Indonesia Timur ini mengelola kapasitas dan mencari material mentah dari sumber yang lebih efisien. "Namun tanpa mengorbankan kualitas," ungkap Rachmat Kaimuddin, Direktur PT Semen Bosowa Berau kepada KONTAN (11/8).

Sampai saat ini, perusahaannya sudah memiliki kapasitas terpasang 7,2 juta ton per tahun. Sayangnya Rachmat enggan menyebutkan utilitas pabrik tersebut.

Soal kinerja dan penjualan Bosowa di semester I ini, Rachmat hanya mengatakan bahwa Semen Bosowa memang cenderung turun dibandingkan tahun lalu. Sama halnya dengan industri semen lainnya.

"Kami berharap kondisi ekonomi terutama sektor properti dan infrastuktur terus bertumbuh agar kondisi over supply yang akan berlangsung selama 5-7 tahun ke depan ini akan cepat membaik," ungkap Racmat.

Selain itu pula, ia mencermati soal terus bertambahnya pabrik semen baru di Indonesia. Dia meminta agar pemerintah ikut memperhatikan industri semen nasional, yang sangat vital dan strategis dalam pembangunan, terutama melihat apakah perlu pembangunan kapasitas pabrik semen baru di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×