kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.746   78,00   0,44%
  • IDX 6.113   18,50   0,30%
  • KOMPAS100 805   0,34   0,04%
  • LQ45 616   -0,85   -0,14%
  • ISSI 215   0,83   0,39%
  • IDX30 352   0,06   0,02%
  • IDXHIDIV20 435   -3,81   -0,87%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,14   -0,99%

Pasokan gas untuk sektor medis Aneka Gas Industri (AGII) masih relatif aman


Kamis, 24 Juni 2021 / 19:16 WIB
ILUSTRASI. PT Aneka Gas Industri


Reporter: Dimas Andi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan ini kabar bahwa kelangkaan tabung oksigen di berbagai rumah sakit terus mencuat seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) selaku salah satu produsen dan distributor gas untuk kebutuhan medis turut menyoroti hal tersebut.

Direktur Utama AGII Rachmat Harsono mengaku, pihaknya mendapati kenaikan permintaan produk gas untuk sektor medis sekitar 50% usai libur Lebaran lalu. Umumnya, kenaikan permintaan gas medis berasal dari rumah sakit yang berada di zona merah atau memiliki level bed occupancy rate (BOR) yang tinggi.

Namun, sampai saat ini ketersediaan tabung gas oksigen maupun gas medis lainnya relatif masih aman. “Kondisi sekarang relatif masih aman dan kapasitas utilisasi pabrik gas oksigen kami masih memungkinkan,” ujar dia, Kamis (24/6).

AGII pun memiliki sistem monitoring terhadap tabung-tabung yang telah dikirim. Ketika tabung oksigen di rumah sakit telah habis, tabung tersebut biasanya diisi ulang kembali oleh AGII. Alhasil, Rachmat berharap tiap rumah sakit memperhatikan betul manajemen tabungnya.

“Kalau dari jumlah silinder atau tabung tidak ada masalah, karena di gudang kami sendiri tabung baru masih ada ribuan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Aneka Gas Industri (AGII) yakin obligasi dan sukuk yang siap diterbitkan bakal laris

Lantaran AGII memiliki jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia, maka perusahaan ini memberlakukan sistem penyetokan tabung gas berdasarkan pulau. Alhasil, jika ada suatu provinsi atau pulau yang mengalami defisit tabung gas, maka bisa dibantu penyalurannya dari provinsi atau pulau tetangga.

Saat ini, hal yang menjadi tantangan bagi AGII adalah sinkronisasi sistem komunikasi dan teknologi informasi dengan pihak rumah sakit. Sebab, dari situ pihak AGII pemantauan permintaan dan suplai untuk tabung gas, khususnya oksigen.

Sehingga, perusahaan ini bisa melakukan antisipasi jika ada lonjakan kebutuhan tabung gas. “Kami harus menyamakan demand dan supply untuk oksigen. Tidak bisa dadakan. Jadi, antisipasi adalah kunci,” pungkasnya.

Merujuk situs resmi perusahaan, AGII memiliki sejumlah produk di sektor medis. Di antaranya adalah oksigen gas medis/gas respirasi, gas medis nitrat oksida, gas medis udara, gas medis nitrogen, medical CO2, gas campuran fungsi paru, gas kalibrasi untuk Analisa darah, gas laser untuk pembedahan, dan gas cryopreservation.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×