kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pekan depan ESDM melelang wilayah kerja migas


Sabtu, 17 Februari 2018 / 15:40 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera melelang wilayah kerja minyak dan gas (migas) tahun 2018. Pelaksanaan lelang wilayah kerja migas rencananya dimulai pada Senin (19/2).

Dalam pelaksanaan lelang tahun ini, Direktorat Jenderal (Ditjen) migas telah menyiapkan 43 wilayah kerja migas. Jumlah itu terdiri dari 40 wilayah kerja migas konvensional dan tiga wilayah kerja migas non konvensional.

Namun, dari jumlah wilayah kerja nigas konvensional yang telah disiapkan tersebut, proses lelang masih harus menunggu keputusan Menteri ESDM. "Saya juga masih menunggu jumlahnya tapi saya siapkan semua," kata Tunggal, Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM, Kamis (15/2).

Sementara lelang wilayah kerja migas non konvensional, Kementerian ESDM telah menganulir satu wilayah kerja. Walhasil, dari tiga wilayah kerja yang telah disiapkan oleh Ditjen Migas, maka tinggal dua yang akan dilaksanakan. Alasannya karena perusahaan migas yang telah melakukan joint study di wilayah kerja migas non-konvensional sudah tidak berbisnis lagi di Indonesia.

Perusahaan yang dimaksud itu adalah Awe Limited, sebuah perusahaan Migas yang berasal dari Australia. "Awe (AWE Limited) tidak jadi. Perusahan tersebut sudah kembali ke Australia," jelas Tunggal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×