kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.882   35,00   0,20%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Pelindo I: Pengiriman melalui Kuala Tanjung hanya 8 hari tanpa transit


Selasa, 01 Januari 2019 / 18:50 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal


Reporter: Erviana Bastian | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - MEDAN. Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) tengah berupaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara bertahap. Sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif. Pelindo memanfatkan efisien baik dari waktu ataupun biaya.

Hendra Kesuma, Perwakilan perusahaan pelayaran Wan Hai Lines mengatakan pengapalan dari Kuala Tanung Ke Shangai, Cina, apabila barang yang sama dikapalkan dari Pelabuhan Belawan paling cepat memakan waktu 12 hari. Namun efisiensi waktu pengiriman melalui Kuala Tanjung hanya memakan waktu 8 hari tanpa transit. Sehingga dapat mengurangi waktu lebih cepat.

"Tidak transit lagi, walaupun kapalnya ada berhenti namun tidak perlu transit lagi karena sudah onboard. Sebagai contoh efisiensi waktu yaitu pengapalan dari Kuala Tanjung ke Shanghai, Cina, apabila barang yang sama dikapalkan dari Pelabuhan Belawan paling cepat memakan waktu 12 hari. Namun jika pengiriman dilakukan dari Pelabuhan Kuala Tanjung, hanya memakan waktu sekitar delapan hari," katanya.

Kemudian Hendra, menjelaskan juga terkait efisiensi biaya nyata nya akan lebih hemat dibandingkan semesti nya. Di mana biaya transit sekita 200 - 300 dolar AS per kontainer. "Tentunya biaya transit sekitar US$ 200-US$ 300 per kontainer bisa dihemat," katanya," jelasnya kepada Kontan.co.id pasa, Kamis (27/12).

Di mana Pelabuhan Kuala Tanjung perihal impor barang membantu dengan langsung berlabuh di Pelabuhan tersebut tanpa harus melalui Port Klang Malaysia atau Singapura.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×