kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Pembangunan kapal sepi, PAL Indonesia targetkan pendapatan capai Rp 2,3 triliun


Kamis, 02 Januari 2020 / 21:22 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembuatan kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) di PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, Senin (16/7).


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Anna Suci Perwitasari

Namun demikian, Irianto tidak memungkiri bahwa pendapatan yang diperoleh dari lini usaha harkan memang lebih rendah dibanding lini usaha pembangunan kapal baru dan belum bisa menutup biaya operasional galangan kapal.

Faktanya, bisnis pembangunan kapal baru memang merupakan segmen usaha utama PAL Indonesia. Pada tahun 2019 saja misalnya, sekitar 67% pendapatan perusahaan tercatat berasal dari lini usaha pembangunan kapal baru.

Adapun kapal baru yang diproduksi meliputi  kapal perang seperti kapal selam, kapal cepat rudal (KCR), kapal bantu rumah sakit (BRS), dan kapal landing platform dock (LPD). Kapal-kapal tersebut dibuat berdasarkan pesanan dari Kementerian Pertahanan dan TNI AL melalui kontrak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×