kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pembangunan pabrik KS-Posco tahap I mencapai 45%


Selasa, 23 Oktober 2012 / 16:03 WIB
Pembangunan pabrik KS-Posco tahap I mencapai 45%
ILUSTRASI. Dafam Property Indonesia. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Asnil Amri

YOGYAKARTA. Pembangunan pabrik pengolahan baja hasil kerjasama PT Krakatau Steel Tbk dengan Pohan Iron dan Steel Company (Posco) sudah mencapai 45%. Sampai akhir tahun 2012 ini, progres proyek pabrik baja itu diharapkan bisa kelar hingga 70%.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim, usai mendampingi CEO Posco Joo Yang dan Executive Vice President Posco Chung Jung Sik Lee bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sela-sela acara Fifth Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction-AMCDRR, di Jogja Expo Center, Selasa (23/10).

Irvan bilang, progres pembangunan pabrik tahap I sesuai dengan rencana awal. Diharapkan akhir tahun 2013,  pabrik bisa beroperasi dengan kapasitas produksi olahan baja sebesar 3 juta ton.

"Kami berpegang pada join venture agreement yang kami miliki. Lantaran sudah diatur tahap ke II, bagaimana memulainya, mekanismenya, ruang lingkupnya, intinya sudah ada tahapan yang sudah diatur detail," jelasnya.

Saat ini, kapasitas total produksi Krakatau Steel sudah mencapai 2,75 juta ton per tahun. Target sampai 2014 menaikkan kapasitas baja (rolling) sebesar 55% atau menjadi 4,25 juta ton per tahun melalui program revitalisasi dan ekspansi sebesar US$1,3 miliar. Pada 2014, produksi diharapkan bertambah 3 juta ton per tahun, yang diproduksi dari pabrik baja hasil kerjasama dengan Posco.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×