kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pemerintah ajak pelaku UKM masuk koperasi


Rabu, 31 Juli 2013 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Antioksidan Alami untuk Mencegah Tanda-Tanda Penuaan Dini


Reporter: Erika Anindita | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bergabung masuk ke koperasi. Ajakan pemerintah ini guna mengantisipasi kesiapan para pelaku usaha UMKM jika Masyarakat Ekonomi ASEAN diberlakukan pada tahun 2015 mendatang.

Agus Muharam, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan, penggabungan diri para pebisnis UMKM di bawah payung koperasi sebagai salah satu solusi menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

"Jika belum sanggup sendiri, (bisa) bergabung di koperasi karena (di sana) pemilik sama dengan pengguna," urai Agus kepada KONTAN, Rabu (31/7).

Selain keuntungan dari segi ekonomi, Agus menambahkan, ada beragam pendidikan dan pelatihan di koperasi yang bisa diikuti oleh anggotanya.

Pelatihan yang disediakan bagi anggota koperasi itu, antara lain, pelatihan manajerial dan pelatihan berbasis kebudayaan. Ragam pelatihan yang ada tergantung dari masing-masing koperasi. "Market-nya (anggota koperasi) bisa eksklusif," klaim Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×