kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah ajak pelaku UKM masuk koperasi


Rabu, 31 Juli 2013 / 12:44 WIB
Pemerintah ajak pelaku UKM masuk koperasi
ILUSTRASI. Inilah 3 Antioksidan Alami untuk Mencegah Tanda-Tanda Penuaan Dini


Reporter: Erika Anindita | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bergabung masuk ke koperasi. Ajakan pemerintah ini guna mengantisipasi kesiapan para pelaku usaha UMKM jika Masyarakat Ekonomi ASEAN diberlakukan pada tahun 2015 mendatang.

Agus Muharam, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan, penggabungan diri para pebisnis UMKM di bawah payung koperasi sebagai salah satu solusi menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

"Jika belum sanggup sendiri, (bisa) bergabung di koperasi karena (di sana) pemilik sama dengan pengguna," urai Agus kepada KONTAN, Rabu (31/7).

Selain keuntungan dari segi ekonomi, Agus menambahkan, ada beragam pendidikan dan pelatihan di koperasi yang bisa diikuti oleh anggotanya.

Pelatihan yang disediakan bagi anggota koperasi itu, antara lain, pelatihan manajerial dan pelatihan berbasis kebudayaan. Ragam pelatihan yang ada tergantung dari masing-masing koperasi. "Market-nya (anggota koperasi) bisa eksklusif," klaim Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×