kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.107   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.036   -1,93   -0,03%
  • KOMPAS100 787   -0,91   -0,12%
  • LQ45 598   -3,97   -0,66%
  • ISSI 210   2,56   1,24%
  • IDX30 338   -2,30   -0,68%
  • IDXHIDIV20 422   -0,90   -0,21%
  • IDX80 90   -0,15   -0,17%
  • IDXV30 115   0,80   0,70%
  • IDXQ30 109   -0,39   -0,36%

Pemerintah ajak pelaku UKM masuk koperasi


Rabu, 31 Juli 2013 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Antioksidan Alami untuk Mencegah Tanda-Tanda Penuaan Dini


Reporter: Erika Anindita | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bergabung masuk ke koperasi. Ajakan pemerintah ini guna mengantisipasi kesiapan para pelaku usaha UMKM jika Masyarakat Ekonomi ASEAN diberlakukan pada tahun 2015 mendatang.

Agus Muharam, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan, penggabungan diri para pebisnis UMKM di bawah payung koperasi sebagai salah satu solusi menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

"Jika belum sanggup sendiri, (bisa) bergabung di koperasi karena (di sana) pemilik sama dengan pengguna," urai Agus kepada KONTAN, Rabu (31/7).

Selain keuntungan dari segi ekonomi, Agus menambahkan, ada beragam pendidikan dan pelatihan di koperasi yang bisa diikuti oleh anggotanya.

Pelatihan yang disediakan bagi anggota koperasi itu, antara lain, pelatihan manajerial dan pelatihan berbasis kebudayaan. Ragam pelatihan yang ada tergantung dari masing-masing koperasi. "Market-nya (anggota koperasi) bisa eksklusif," klaim Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×