kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.781   86,26   1,51%
  • KOMPAS100 751   15,47   2,10%
  • LQ45 569   12,62   2,27%
  • ISSI 200   1,61   0,81%
  • IDX30 322   6,89   2,18%
  • IDXHIDIV20 397   7,80   2,01%
  • IDX80 85   1,73   2,08%
  • IDXV30 108   1,52   1,44%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Pemerintah akan subsidi silang bawang merah


Kamis, 19 Oktober 2017 / 16:23 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan melakukan subsidi silang bawang merah. Hal itu dikarenakan harga bawang merah di beberapa daerah tinggi sementara musim panen sedang terjadi.

"Setiap hari selalu dipantau provinsi mana yang harganya tinggi, nanti dikirim dari Perum Bulog," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, Kamis (19/10).

Bulog juga ditugaskan untuk melakukan penyerapan terhadap bawang merah petani. Tjahya bilang saat ini harga bawang merah sedang turun. Penyerapan oleh Bulog dinilai akan menjaga harga.

Hal itu dinilai sebagai langkah untuk mencegah kerugian petani. Panen yang banyak membuat harga bawang merah turun.

Harga beli Bulog nantinya akan dihitung berdasarkan margin biaya produksi. Namun harga akan mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 47 tahun 2017. Harga acuan bawang merah konde basah di tingkat petani menurut aturan tersebut sebesar Rp 15.000 per kilogram (kg).

Direktur Pengadaan Bulog, Tri Wahyudi Saleh mengatakan serapan bawang merah sudah dilakukan. "Kami menyerap bawang merah di Brebes, Solok, Cirebon , Enrekang dan NTB," terang Tri kepada Kontan.co.id, Kamis (19/10).

Pembelian tersebut dikarenakan panen sedang berlangsung. Mengenai harga pembelian diakui Tri bervariasi. Bulog membeli bawang merah seharga Rp 13.000 per kg hingga Rp 15.000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×