kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Pemerintah akan tingkatkan kerjasama perdagangan dengan negara EFTA


Selasa, 11 Januari 2011 / 16:36 WIB
Pemerintah akan tingkatkan kerjasama perdagangan dengan negara EFTA


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah akan terus meningkatkan kerjasama negara-negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa atau European Free Trade Association (EFTA). Beberapa negara yang menjadi fokus mengembangan kerjasama seperti Switzerland dan Norwegia.

Data Kementerian Perdagangan mencatat, dari seluruh kegiatan ekspor dan impor Indonesia, sekitar 75% berasal dari kerjasama ekspor dan impor negara-negara anggota EFTA.

Nilai ekspor non-migas Indonesia ke negara-negara EFTA sepanjang tahun 2010 mencapai US$ 0,2 miliar. Sementara, nilai impor non migas mencapai US$ 0,7 miliar.

Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu mengatakan, tujuan Indonesia meningkatkan hubungan dagang dengan negara-negara EFTA yaitu untuk membantu akses pasar Indonesia ke negara-negara Eropa. "Mislanya dibidang energi dan perikanan," katanya Selasa (11/1).

Selain itu, tujuan peningkatan kerjasama ini merupakan tahapan dan training ground untuk pasar Uni Eropa (UE), khususnya dari segi ketentuan non tarif seperti standar, SPS, TBT, dan environment.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×