kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.979   62,00   0,37%
  • IDX 9.113   37,92   0,42%
  • KOMPAS100 1.260   4,29   0,34%
  • LQ45 891   1,90   0,21%
  • ISSI 332   1,93   0,59%
  • IDX30 455   2,27   0,50%
  • IDXHIDIV20 538   4,20   0,79%
  • IDX80 140   0,36   0,26%
  • IDXV30 149   1,52   1,03%
  • IDXQ30 146   0,71   0,49%

Pemerintah Bahas Kelangkaan Gas untuk Pabrik Pupuk


Kamis, 12 November 2009 / 08:58 WIB
Pemerintah Bahas Kelangkaan Gas untuk Pabrik Pupuk


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Test Test

JAKARTA. Kelangkaan pasokan gas untuk pabrik pupuk agaknya sudah sangat mendesak. Karenanya, Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) intensif membahas hal tersebut.

"Ini belum tuntas untuk pasokan gas. Kita masih sedang berunding terus dengan ESDM sedang rapat intensif termasuk solusi tentang pengadaan gas," kata Menteri Negara BUMN, Mustafa Abubakar, Rabu Malam (11/11).

Menteri Negara BUMN juga akan bertemu dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk kepastian pasokan gas bagi beberapa perusahaan pupuk domestik. Namun, ia belum memastikan berapa jumlah gas yang harus dipasok oleh PGN. "Kebutuhan gas untuk pupuk kita baru saja kita beri komitmen kepada Pabrik pupuk Kaltim. Itu komitmen kalau tidak salah dari Bontang," kata dia.

Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) Hidayat Nyakman mengatakan, saat ini sudah ada komitmen gas untuk pabrik Kaltim V. "Namun belum ada secara tertulis," kata Hidayat, lewat pesan singkatnya kepada KONTAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×