kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.618   65,00   0,37%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah belum mau kembangkan PLTN


Minggu, 18 Januari 2015 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Zom 100 Episode 4 Subtitle Indonesia Tayang Jam Berapa? Ini Sinopsis & Jadwal Terbaru


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintahan Presiden Joko Widodo masih enggan untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dalam waktu dekat. Walaupun dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005- 2025, pengembangan PLTN harusnya sudah dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2014- 2019.

Adrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bahwa pemerintah ingin fokus terlebih dahulu pada upaya sosialisasi tentang pengembangan PLTN. "Sosialisasi mengenai nuklir ini butuh waktu panjang, sebab masyarakat awam juga belum banyak yang memahami ini," kata Adrinof pekan kemarin.

Adrinof mengatakan, selain masih fokus kepada upaya sosialisasi, keengganan pemerintah dalam mengembangkan PLTN ini juga disebabkan oleh faktor sumber daya gas dan batubara.

 Dia mengatakan bahwa pemerintah ingin fokus pada pengembangan pembangkit listrik tenaga gas, batubara dan air terlebih dahulu sebelum mengembangkan PLTN. "Batubara dan gas kita punya cadangan besar, ini harus dimanfaatkan dulu," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×