kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah belum mau kembangkan PLTN


Minggu, 18 Januari 2015 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Zom 100 Episode 4 Subtitle Indonesia Tayang Jam Berapa? Ini Sinopsis & Jadwal Terbaru


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintahan Presiden Joko Widodo masih enggan untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dalam waktu dekat. Walaupun dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005- 2025, pengembangan PLTN harusnya sudah dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2014- 2019.

Adrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bahwa pemerintah ingin fokus terlebih dahulu pada upaya sosialisasi tentang pengembangan PLTN. "Sosialisasi mengenai nuklir ini butuh waktu panjang, sebab masyarakat awam juga belum banyak yang memahami ini," kata Adrinof pekan kemarin.

Adrinof mengatakan, selain masih fokus kepada upaya sosialisasi, keengganan pemerintah dalam mengembangkan PLTN ini juga disebabkan oleh faktor sumber daya gas dan batubara.

 Dia mengatakan bahwa pemerintah ingin fokus pada pengembangan pembangkit listrik tenaga gas, batubara dan air terlebih dahulu sebelum mengembangkan PLTN. "Batubara dan gas kita punya cadangan besar, ini harus dimanfaatkan dulu," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×