kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Pemerintah Gandeng Australia Kembangkan Garam di NTT


Kamis, 17 Juni 2010 / 12:22 WIB
Pemerintah Gandeng Australia Kembangkan Garam di NTT


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Untuk meningkatkan produksi garam nasional, pemerintah menggandeng perusahaan garam asal Australia Cheetam Salt Ltd untuk ikut serta mengembangkan industri garam nasional.

Bersama dengan Cheetam, pemerintah akan mengembangkan lahan garam di kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai langkah awal, hari ini dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo dan cheetam Salt Ltd untuk mengembangkan lahan garam di Nagekeo seluas 2.100 hektar.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan industri pengolahan garam. Ia mengatakan industri garam adalah industri strategis yang harus dikembangkan.

Kerjasama antara Pemda Nagekeo dan Cheetam akan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi impor garam," jelasnya dalam acara Penandatanganan MoU antara Pemda Nagekeo dan Cheetam di Jakarta Kamis (17/6).

Cheetam Salt Ltd adalah salah satu perusahaan garam terbesar di Australia. Di Indonesia, Cheetam telah memiliki pabrik atau refinery garam yang berlokasi di Cilegon dengan kapasitas 100.000 ton per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×