kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah jamin layanan Pelindo II tak terganggu


Senin, 16 Desember 2013 / 16:29 WIB
Pemerintah jamin layanan Pelindo II tak terganggu
ILUSTRASI. Ini Waktu yang Tepat Mengamati Fenomena Hujan Meteor Alpha-Capricornids, Mau Lihat?


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kisruh yang melanda PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dengan pengunduran diri massal pejabatnya menimbulkan tidak stabilnya manajemen perusahaan.

Namun, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Bobby R. Mamahit menjamin, kisruh ini tidak akan mengganggu aktivitas dan pelayanan kepelabuhanan kepada publik.

"Kisruh ini tidak akan berpengaruh terhadap pelayanan pelabuhan, itu konflik internal manajemen dan tidak ada hubungannya dengan pelayanan publik," ujar Bobby, Senin (16/12).

Ia bilang, menjadi kewajiban operator seperti Pelindo II untuk selalu menyelenggarakan pelabuhan dengan lancar. Menurutnya, jika publik tidak terlayani dengan baik sebagai imbas dari kisruh manajemen ini, pemerintah akan memberi peringatan dan kalau perlu operasional diambil alih pihak lain.

Bobby menambahkan, pemerintah wajib menjamin keterlayanan publik atas jasa kepelabuhanan sehingga pemerintah akan terus memantau kondisi pada pelabuhan yang dipegang oleh Pelindo II ini.

"Kami harus memastikan tidak ada gangguan terlebih sudah dekat Natal dan Tahun Baru dan distribusi logistik tak boleh terganggu, baik pelayanan kapal maupun pelayanan barang," katanya.

Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk melaporkan kepada pemerintah jika ada kegiatan pelabuhan yang terganggu sebagai buntut dari kisruh manajemen ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×