kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.754   69,00   0,39%
  • IDX 6.396   -202,97   -3,08%
  • KOMPAS100 847   -26,92   -3,08%
  • LQ45 637   -13,66   -2,10%
  • ISSI 229   -9,22   -3,87%
  • IDX30 363   -5,99   -1,62%
  • IDXHIDIV20 449   -6,22   -1,37%
  • IDX80 97   -2,77   -2,77%
  • IDXV30 125   -3,34   -2,60%
  • IDXQ30 118   -1,39   -1,17%

Pemerintah targetkan investasi dari kawasan industri Rp 300 triliun hingga 2024


Jumat, 28 Februari 2020 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Kawasan industri di KEK Kendal, Jawa Tengah.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah lewat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan investasi lewat kawasan industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis hilirisasi sebesar Rp 300 triliun hingga 2024. Adapun target ini berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin Ignatius Warsito menyatakan, target investasi lewat Kawasan Industri yang sebesar Rp 300 triliun melengkapi target investasi manufaktur yang sebesar Rp 600 triliun - Rp 800 triliun hingga 2024.

Baca Juga: Kemenperin berkomitmen tingkatkan pembangunan kawasan industri di luar Jawa

"Kami harapkan investasi tersebut  60% dari Penanaman Modal Asing (PMA) sedangkan 40% dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Adapun ada lima sektor hilirisasi yang akan diprioritaskan yakni otomotif, elektronik, mamin, tekstil, dan kimia," jelasnya saat ditemui Kontan.co.id di Jakarta, Kamis (27/2).

Strategi yang sudah disiapkan pemerintah untuk menarik minat investasi adalah menggenjot pengembangan kawasan industri dan berkolaboraisi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Warsito mengungkapkan berdasarkan RPJMN 2020-2024, pemerintah telah memasang target bisa membangun 27 kawasan industri.




TERBARU

[X]
×