kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,96   -12,32   -1.22%
  • EMAS991.000 1,02%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Pemulihan Pasar LPG dan Amonia Dongkrak Kinerja Surya Esa Perkasa (ESSA)


Sabtu, 19 Maret 2022 / 22:05 WIB
Pemulihan Pasar LPG dan Amonia Dongkrak Kinerja Surya Esa Perkasa (ESSA)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) sukses mencatatkan kinerja ciamik pada tahun 2021.

Direktur ESSA Prakash Chand Bumb mengungkapkan, terjadi peningkatan kinerja signifikan untuk pendapatan serta laba bersih perusahaan pada tahun 2021.

"Pendapatan yang lebih tinggi yang dihasilkan dari pemulihan permintaan dan kondisi pasar yang menguntungkan untuk LPG dan amonia," ungkap Prakash dalam diskusi virtual, Sabtu (19/3).

Merujuk laporan keuangan ESSA, pendapatan pada 2021 mencapai US$ 303,43 juta atau meningkat 72,88% year on year (yoy). Pada tahun 2020 ESSA membukukan pendapatan sebesar US$ 175,51 juta.

Baca Juga: Boy Thohir dan TP Rachmat Mundur dari Jajaran Komisaris Surya Esa Perkasa (ESSA)

Sementara itu, ESSA sukses membukukan laba bersih mencapai US$ 13,96 juta di 2021 dari sebelumnya rugi bersih mencapai US$ 19,12 juta di 2020.

Prakash melanjutkan, segmen bisnis amonia berkontribusi mencapai 85% dari total pendapatan tahun lalu. Sisanya 15% bersumber dari bisnis LPG. Menurutnya, kontribusi kedua segmen disepanjang tahun 2021 meningkat ketimbang tahun 2020.   

Sektor LPG dan kondensat berkontribusi sekitar US$ 43 juta pada 2021 atau meningkat dari raihan 2020 yang sebesar US$ 28 juta. Kondisi serupa terjadi untuk bisnis amonia yang berkontribusi sekitar US$ 260 juta pada 2021 atau meningkat ketimbang raihan 2020 yang sebesar US$ 148 juta.

Wakil Presiden Direktur Utama ESSA Kanishk Laroya mengungkapkan, prospek bisnis LPG dan amonia ke depannya kian menjanjikan. Adapun, potensi pasar amonia ke depan tercermin dari proyeksi demand LPG yang meningkat setiap tahunnya. 

Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari ini (9/3): Sepuluh Saham Layak Dilirik di Tengah Pekan

"Ke depannya kami melihat tetap ada peluang pertumbuhan di bidang LPG," kata Kanishk dalam kesempatan yang sama.

Kanishk mengungkapkan, untuk tahun 2021 terjadi peningkatan signifikan untuk harga LPG dari yang sebelumnya US$ 400 per metrik ton (MT) menjadi US$ 638 per MT atau naik hampir 60%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×