kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.077   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.153   61,62   1,01%
  • KOMPAS100 807   10,88   1,37%
  • LQ45 615   8,61   1,42%
  • ISSI 213   2,33   1,11%
  • IDX30 346   4,84   1,42%
  • IDXHIDIV20 426   4,11   0,97%
  • IDX80 92   1,26   1,38%
  • IDXV30 116   0,70   0,61%
  • IDXQ30 111   1,50   1,37%

Pendapatan dan Laba Dharma Satya Nusantara (DSNG) Masih Tumbuh di Semester I-2026


Kamis, 30 Juli 2026 / 09:36 WIB
Pendapatan dan Laba Dharma Satya Nusantara (DSNG) Masih Tumbuh di Semester I-2026
ILUSTRASI. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) (Dok/DSNG)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Emiten perkebunan, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membukukan pertumbuhan kinerja pada semester pertama tahun 2026. 

Hingga akhir Juni 2026, DSNG mencatatkan pendapatan sebesar Rp 6,29 triliun, meningkat 3,4% yoy. Laba bersih tercatat sebesar Rp 985,88 miliar atau meningkat 7,8%yoy, sementara EBITDA relatif stabil pada kisaran Rp 2 triliun. 

Segmen kelapa sawit masih menjadi kontributor utama terhadap pendapatan dan laba DSNG dengan porsi 90%.

Peningkatan laba terutama didukung kenaikan volume penjualan Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK), disertai peningkatan harga rata -rata penjualan ( average selling price /ASP) CPO, PK, dan Palm Kernel Oil (PKO) masing -masing sebesar 2,5%, 13,0%, dan 9,4%.

Di samping itu, pengelolaan operasional yang lebih efisien turut menekan beban keuangan menjadi Rp 169,5 miliar dari Rp 231,8 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Multi Medika (MMIX) Percepat Transformasi Bisnis Lewat Pabrik Popok di Tangerang

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya menjaga kinerja usaha melalui pengelolaan operasional dan keuangan yang disiplin di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri.

"Di tengah dinamika industri, kami tetap berfokus pada peningkatan produktivitas, penerapan praktik agronomi yang baik, efisiensi operasional, serta keberlanjutan program replanting. Langkah -langkah tersebut diharapkan dapat menjadi upaya kami untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang," ujar Andrianto, dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026). 

Posisi keuangan juga tetap terjaga hingga akhir Juni 2026. Total aset tercatat sebesar Rp 17,81 triliun dengan ekuitas meningkat menjadi Rp 12,13 triliun. Sementara itu, total liabilitas menurun menjadi Rp 5,68 triliun, mencerminkan pengelolaan struktur permodalan yang tetap prudent.

Dari sisi operasional, DSNG mengolah sekitar 1,3 juta ton tandan buah segar (TBS) selama semester pertama 2026, turun 4,5% YoY.

Sejalan dengan hal tersebut, produksi CPO tercatat 299, 3 ribu ton, sementara produksi PK dan PKO masing -masing sebesar 56.600 ton dan 18.400 ton.

Meskipun volume produksi mengalami penurunan, DSNG tetap menjaga efektivitas operasional yang tercermin dari peningkatan Oil Extraction Rate (OER) menjadi 23,51% dari sebelumnya 23,33%.

Kualitas CPO juga tetap terjaga dengan penurunan kadar Free Fatty Acid (FFA) menjadi 2,98% dibandingkan 3,05% pada periode yang sama tahun lalu, yang menjadikan kualitas CPO DSNG tetap premium.

Pada segmen produk kayu, permintaan global, khususnya di Eropa dan Amerika Utara, masih belum sepenuhnya pulih. Kondisi tersebut berdampak pada volume penjualan produk kayu perusahaan.

Volume penjualan panel tercatat sebesar 58.600 m3 atau turun 6% YoY, sedangkan volume penjualan engineered flooring mencapai 116.200 m2, turun 64% YoY.

Baca Juga: Jaya Sukses Makmur (RISE) Pacu Ekspansi Proyek Strategis pada Semester II-2026

Sementara itu, segmen energi terbarukan ( Renewable Energy /RE) menunjukkan perkembangan yang positif. Ekspor Palm Kernel Shells (PKS) dan Wood Pellets terus meningkat. Telah beroperasinya fasilitas pabrik wood pellet secara penuh juga telah berkontribusi terhadap meningkatnya volume penjualan wood pellets.

Hingga akhir semester pertama 2026, volume penjualan PKS meningkat 29% YoY menjadi 31.450 ton, sedangkan penjualan wood pellets meningkat 103% YoY menjadi 21.640 ton.

Ke depan, DSNG akan terus berfokus pada peningkatan produktivitas, penguatan efisiensi operasional, serta pengelolaan keuangan yang prudent sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×