kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Pendapatan Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK) Turun pada Semester I


Minggu, 20 Agustus 2023 / 20:02 WIB
Pendapatan Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK) Turun pada Semester I
ILUSTRASI. Perusahaan konstruksi PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mencatatkan penurunan kinerja pendapatan di semester I-2023. Meski demikian, DGIK berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak laba dari yang sebelumnya masih membukukan kerugian.

Merujuk laporan keuangan yang dikutip pada Minggu (20/8), pendapatan usaha DGIK menurun 4,76% menjadi Rp 172,45 miliar di semester I-2023. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan usaha DGIK masih mencapai Rp 181,09 miliar. 

Pendapatan usaha DGIK berdasarkan jenis pekerjaan terdiri atas  jasa konstruksi bangunan sebesar Rp 88,12 miliar dan jasa konstruksi sipil senilai Rp 84,33 miliar. 

Penurunan pendapatan usaha, ikut membuat beban kontrak DGIK berkurang. Per semester I lalu, angkanya menurun 15,85% YoY menjadi Rp 130,61 miliar.

Baca Juga: Gelar Buyback, Dian Swastatika (DSSA) Kembali Borong 15,1 Juta Saham

Hingga akhir Juni lalu, DGIK pun menghasilkan kenaikan laba bruto sebesar 61,76%, dari semula Rp 25,86 miliar di semester I-2022, menjadi Rp 41,84 miliar pada semester I-2023. 

Di sisi lain, DGIK juga berhasil menekan beban usaha hingga 7,46%. Sehingga, angkanya menjadi Rp 36,39 miliar di semester pertama lalu. 

Per akhir Juni 2023, DGIK tercatat mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribsuikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 9,23 miliar. Di mana, pada posisi yang sama tahun sebelumnya masih mencatatkan kerugian Rp 7,30 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×