kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pendapatan Toba Bara Sejahtra (TOBA) tumbuh 23,18% di semester I 2019


Rabu, 21 Agustus 2019 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Tambang Batubara PT. Toba Bara Sejahtera Tbk


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA)mencatatkan kenaikan pendapatan pada semester pertama 2019. Emiten berkode saham TOBA ini mengantongi pendapatan US$ 230,70 juta tumbuh 23,18% ketimbang realisasi pada periode yang sama 2018 US$ 187,29 juta.

Pendapatan diperoleh dari penjualan ke PLN menyumbang 27%, kemudian penjualan ke Taiwan Power Company 15%, TNB Fuel Service 14%, Avra Commodities Pte., Ltd 8%, dan penjualan ke Vitol Pte., Ltd sebesar 3%.

Baca Juga: Makin besar setelah akuisisi SMCB, ini strategi Semen Indonesia (SMGR) selanjutnya

Seiring meningkatnya pendapatan, beban pendapatan TOBA juga meningkat 47,31% menjadi US$ 187,62 juta dari tahun lalu US$ 125,33 juta. Sehingga laba kotor mereka juga turun pada paruh pertama 2019 US$ 46,08 juta atau merosot 25,62% dari US$ 61,96 juta.

Tak hanya itu, beban administrasi keuangan juga meningkat dua kali lipat jadi US$ 8,96 juta dari angka US$ 4,17 juta. 

Alhasil laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk US$ 12,87 juta turun 19,81% dari periode semester 1 2018 US$ 16,05 juta.

Baca Juga: Pendapatan naik 9,56%, laba bersih Tower Bersama (TBIG) justru turun tipis

Pada semester 1 2019, total aset TOBA tercatat US$ 521,17 juta atau 3,84% lebih besar dari periode sebelumnya US$ 501,88 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×