kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.399   55,00   0,32%
  • IDX 6.927   -174,68   -2,46%
  • KOMPAS100 932   -25,23   -2,63%
  • LQ45 668   -16,35   -2,39%
  • ISSI 249   -6,54   -2,56%
  • IDX30 372   -7,24   -1,91%
  • IDXHIDIV20 457   -8,14   -1,75%
  • IDX80 105   -2,74   -2,55%
  • IDXV30 134   -2,38   -1,75%
  • IDXQ30 119   -2,29   -1,89%

Pendapatan Trimegah Karya Pratama (UVCR) Tumbuh Rp 44,3% di Kuartal I-2026


Kamis, 30 April 2026 / 11:59 WIB
Pendapatan Trimegah Karya Pratama (UVCR) Tumbuh Rp 44,3% di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) alias Ultra Voucher (Dok./Yuliana Hema)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola platform voucher belanja digital, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) atau Ultra Voucher, melaporkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026.

Perusahaan berhasil membalikkan kondisi rugi menjadi laba seiring dengan pertumbuhan signifikan pada sisi top-line.

Merujuk siaran pers yang dikutip Kamis (30/4/2026), UVCR mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 330,1 miliar pada periode yang berakhir 31 Maret 2026.

Angka ini tumbuh sebesar 44,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 228,7 miliar. 

Baca Juga: Saham UVCR Terbang 92,54% Tanpa Aba-Aba, Manajemen Beberkan Rencana Bisnis ke Depan

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp 315,1 miliar dari sebelumnya Rp 219,9 miliar.

Pencapaian paling signifikan terlihat pada laba neto tahun berjalan yang mencapai Rp 4,3 miliar.

Angka ini merupakan lompatan drastis dibandingkan periode 31 Maret 2025 di mana perusahaan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 1,1 miliar.

Kenaikan laba ini berdampak positif pada Laba Per Saham Dasar (EPS) perusahaan yang kini bernilai positif Rp 2,13 per saham.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, laba per saham dasar perusahaan berada di posisi Rp 0,57 per saham.

 

Komposisi pendapatan perusahaan masih didominasi oleh lini bisnis utamanya di bidang perdagangan, khususnya penjualan voucher belanja dan gift card. 

Peningkatan volume transaksi di kedua produk tersebut menjadi motor utama pertumbuhan penjualan neto yang mencapai Rp 330,1 miliar. Laba bruto perusahaan juga tercatat naik menjadi Rp15 miliar dibandingkan Rp 8,8 miliar pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Didukung Pemulihan Ritel, Trimegah Karya (UVCR) Siapkan Ekspansi Bisnis di 2026

Hingga 31 Maret 2026, UVCR menunjukkan penguatan pada kualitas asetnya. Total aset meningkat menjadi R p271,3 miliar, naik 25% dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp 217 miliar.

Perusahaan mencatatkan lonjakan posisi Kas dan Bank yang sangat signifikan, yakni sebesar Rp 49,7 miliar per Maret 2026, dibandingkan dengan posisi Desember 2025 yang hanya sebesar Rp 1,8 miliar.

Total liabilitas tercatat sebesar Rp163,5 miliar, naik dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp113,4 miliar. Peningkatan ini terutama dipicu oleh kenaikan uang muka pelanggan yang mencapai Rp 90,1 miliar.

Baca Juga: Rugi Bersih Waskita Karya (WSKT) Menyusut 45,58% Pada Kuartal I-2026'

Total ekuitas perusahaan tumbuh menjadi Rp107,9 miliar dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar Rp103,6 miliar, yang didorong oleh akumulasi saldo laba periode berjalan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×