kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pendapatan Turun 13%, Laba Bayu Buana (BAYU) Justru Melonjak 44% di Semester I-2026


Senin, 03 Agustus 2026 / 13:38 WIB
Pendapatan Turun 13%, Laba Bayu Buana (BAYU) Justru Melonjak 44% di Semester I-2026
ILUSTRASI. Agen Perjalanan Bayu Buana (Dok/BAYU)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pariwisata, PT Bayu Buana Tbk (BAYU) membukukan penurunan pendapatan pada semester I-2026.

Mengutip laporan keuangan pada Senin (3/8), pendapatan BAYU tercatat sebesar Rp 1,12 triliun pada semester I-2026, turun 13,85% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp 1,30 triliun.

Seluruh segmen pendapatan perusahaan terpantau mengalami penurunan. Untuk penjualan tiket misalnya, yang menyumbang Rp 794,99 miliar pada semester I-2026, menurun dibandingkan Rp 905,78 miliar pada semester I-2025.

Baca Juga: Penjualan FKS Multi (AISA) Naik 11%, Laba Bersih Justru Susut 3,2% di Semester I-2026

Kemudian ada pendapatan tur dan voucher hotel yang tercatat masing-masing senilai Rp 185,83 miliar dan Rp  126,89 miliar. Diikuti  dokumen perjalanan sebesar Rp 9,74 miliar, serta pendapatan lainnya Rp 7,06 miliar.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan juga turun 13,33% menjadi Rp 1,04 triliun, dibandingkan Rp 1,20 triliun pada semester I-2025.

Alhasil, laba kotor BAYU ikut menurun 16,73% menjadi Rp 82,60 miliar, dari Rp 99,19 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi operasional, beban usaha meningkat 3,36% menjadi Rp 50,72 miliar, dibandingkan Rp 49,07 miliar pada semester I-2025.

Meski pendapatan dan laba kotor mengalami penurunan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru melonjak 44,08% menjadi Rp 74,14 miliar, dibandingkan Rp 51,46 miliar pada semester I-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×