kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Penjualan FKS Multi (AISA) Naik 11%, Laba Bersih Justru Susut 3,2% di Semester I-2026


Senin, 03 Agustus 2026 / 13:25 WIB
Penjualan FKS Multi (AISA) Naik 11%, Laba Bersih Justru Susut 3,2% di Semester I-2026
ILUSTRASI. FKS Food (AISA) Siapkan Brand Refresh Mie Kremezz untuk Perkuat Penetrasi di Pasar Snack Anak (Dok/FKS Food (AISA))


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) membukukan pertumbuhan penjualan pada semester I-2026. Namun, laba bersih perusahaan justru menurun akibat kenaikan beban operasional.

Mengutip laporan keuangan pada Senin (3/8), AISA mencatat penjualan neto sebesar Rp 1,06 triliun pada semester I-2026, meningkat 11,38% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp 951,70 miliar.

Penjualan tersebut ditopang oleh segmen makanan ringan sebesar Rp 675,75 miliar dan makanan pokok sebesar Rp 446,59 miliar. Setelah dikurangi diskon, rabat, dan retur sebesar Rp 71,41 miliar, penjualan neto tercatat sebesar Rp 1,06 triliun.

Baca Juga: Erajaya (ERAA) Siapkan Strategi Genjot Pertumbuhan Bisnis di Semester II-2026

Seiring meningkatnya penjualan, beban pokok penjualan naik 14,29% menjadi Rp 672,27 miliar, dibandingkan Rp 588,23 miliar pada semester I-2025.

Meski demikian, laba brutoperusahaan masih tumbuh 4,18% menjadi Rp 378,66 miliar, dari Rp 363,46 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi operasional, beban penjualan dan distribusi meningkat 17,35% menjadi Rp 239,89 miliar, dibandingkan Rp 204,43 miliar pada semester I-2025.

Pada saat yang sama, beban umum dan administrasi juga naik 4,91% menjadi Rp 95,17 miliar, dari Rp 90,72 miliar.

Pada akhirnya, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 41,91 miliar, turun 3,21% dibandingkan Rp 43,30 miliar pada semester I-2025.

Baca Juga: Staf Kepresidenan: Ada Lebih dari 100 Kapal Tertahan Efek Ekspor Logam Tanah Jarang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×