kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.797   -33,00   -0,20%
  • IDX 8.262   130,16   1,60%
  • KOMPAS100 1.166   20,36   1,78%
  • LQ45 838   8,57   1,03%
  • ISSI 295   6,66   2,31%
  • IDX30 435   3,63   0,84%
  • IDXHIDIV20 518   -0,43   -0,08%
  • IDX80 130   2,04   1,59%
  • IDXV30 142   0,91   0,64%
  • IDXQ30 140   -0,07   -0,05%

Pengamat: Pertamina butuh figur pemimpin yang mumpuni di tengah ketidakpastian


Kamis, 04 Juni 2020 / 19:10 WIB
Pengamat: Pertamina butuh figur pemimpin yang mumpuni di tengah ketidakpastian
ILUSTRASI. Logo Pertamina


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) dihadapkan dengan tantangan untuk menyambut tahun 2021. Mengingat di tahun itu, perusahaan pelat merah ini akan mengelola Blok Rokan selaku kontributor produksi nomor dua terbesar minyak nasional setelah Blok Cepu. 

Guru Besar Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung Tutuka Ariadji mengatakan, Pertamina akan menghadapi permasalahan teknis kelas dunia seiring masuknya Blok Rokan. Sebab, Lapangan Minas memiliki permasalahan teknis kelas dunia.

Oleh karena itu, Pertamina memerlukan pemimpin yang bisa melihat teknologi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan kelas dunia tersebut. “Leader-nya memang perlu mengetahui politik, tapi jika tidak menguasai teknologi yang dibutuhkan, buat apa,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Kamis (4/6).

Baca Juga: Pertamina operasikan 5 Pertashop di Sumatra Utara

Tutuka pun menegaskan, pimpinan yang dibutuhkan Pertamina adalah yang bisa membawa perusahaan tersebut menjadi perusahaan kelas dunia berhubung masalah yang dihadapi juga kelas dunia.

Direktur ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menambahkan, Pertamina membutuhkan sosok yang unik, tidak hanya pintar tapi juga mengerti. Salah satu standar utama adalah kompetensi yang mumpuni dan harus bisa diterima dan berkomunikasi dengan banyak pihak.

“Paling tidak ia bisa berkomunikasi dengan Kementerian ESDM, BUMN, Keuangan dan yang lebih unik bisa komunikasi dengan DPR,” ungkap Komaidi.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×