kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pengembang Hindari Kenaikan Harga Properti Secara Drastis


Rabu, 28 April 2010 / 05:15 WIB
Pengembang Hindari Kenaikan Harga Properti Secara Drastis


Reporter: Nadia Citra Surya |

JAKARTA. Meski kenaikan baja bisa dibilang tak mungkin ditawar-tawar lagi, baik PT Lippo Karawaci Tbk maupun Agung Podomoro berjanji untuk menghindari kenaikan harga properti secara drastis.

"Kalau sekadar kenaikan wajar, semua properti memang pasti akan naik harganya. Yang perlu kami lakukan adalah menjaga agar kenaikan harga tidak sampai mengguncang demand," cetus Danang Kemayan Jati, Kepala Komunikasi Korporat PT Lippo Karawaci Tbk.

Alvin Andronicus, Marketing General Manager Agung Podomoro pun menambahkan jika dalam kondisi normal, tren kenaikan harga bisa memperbesar margin, maka dalam kondisi seperti ini margin yang harus ditekan.

Menurut Alvin, pertumbuhan normal harga properti di Indonesia berkisar 15% hingga 20% per tahun. "Itu bisa dialihkan sebagian untuk menekan harga jual karena biaya produksi membengkak," cetusnya.

Namun, jika kenaikan harga properti tak bisa terhindarkan, Danang bilang, pengembang harus punya strategi marketing jitu untuk menjaga agar konsumen tak kehilangan gairah. "Paket-paket penjualan harus dikemas dengan menarik, dan cara pembayaran pun bisa diperingan dengan cara kerjasama dengan berbagai bank dan lembaga pembiayaan," kata Danang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×