kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pendapatan Turun, Kerugian JGLE Membengkak 74,18% Jadi Rp 46,4 Miliar pada 2025


Minggu, 08 Februari 2026 / 19:26 WIB
Pendapatan Turun, Kerugian JGLE Membengkak 74,18% Jadi Rp 46,4 Miliar pada 2025
ILUSTRASI. JungleLand Graha Andrasentra Propertindo (KOMPAS/AGUS SUSANTO). Rugi neto JGLE melebar 74% menjadi Rp 46,42 miliar di 2025. Penurunan pendapatan dan kenaikan beban pokok jadi pemicu utama.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE)  tercatat tertekan sepanjang tahun buku 2025.  

Mengutip laporan keuangan pada Minggu (8/2/2026), pendapatan perseroan terpantau turun dari Rp 165,62 miliar pada 2024 menjadi Rp 155,77 miliar pada 2025. Secara tahunan, pendapatan tersebut menurun sebesar 5,95%.

Penurunan pendapatan terutama disebabkan melemahnya kontribusi segmen hotel dan kondotel. Pada 2025, pendapatan dari segmen ini tercatat Rp 82,57 miliar, turun 20,57% yoy dibandingkan Rp 103,95 miliar pada 2024. 

Baca Juga: Philips Gandeng PHC dan Graha Teknomedika Produksi Alat Kesehatan di Indonesia

Sementara itu, pendapatan taman rekreasi justru meningkat menjadi Rp 54,73 miliar dari Rp 52,06 miliar pada tahun sebelumnya.  Kontribusi lainnya berasal dari segmen real estat sebesar Rp 7,56 miliar serta pendapatan lain-lain sebesar Rp 10,9 miliar.

Pada saat yang sama, beban pokok pendapatan justru meningkat 15,45% yoy, dari Rp 47,65 miliar pada 2024 menjadi Rp 55,01 miliar pada 2025.

Kenaikan beban pokok tersebut menekan laba bruto yang turun dari Rp 117,97 miliar menjadi Rp 100,76 miliar. 

 

Di sisi lain, beban usaha berhasil ditekan dari Rp 95,12 miliar pada 2024 menjadi Rp 92,97 miliar pada 2025. 

Baca Juga: Laba Graha Layar Prima (BLTZ) Melesat 149,86% per kuartal III-2025

Namun demikian, rugi neto justru melebar dari Rp 26,65 miliar pada 2024 menjadi Rp 46,42 miliar pada 2025. Rugi bersih tersebut tercatat meningkat sekitar 74,18% YoY.

Selanjutnya: PAABI dan Pengusaha Ungkap Peluang Waste to Energy Mengangkat Bisnis Alat Berat

Menarik Dibaca: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×