kontan.co.id
banner langganan top
Minggu, 13 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.904.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.800   4,00   0,02%
  • IDX 6.262   8,20   0,13%
  • KOMPAS100 896   3,65   0,41%
  • LQ45 707   -0,42   -0,06%
  • ISSI 194   0,88   0,46%
  • IDX30 372   -0,72   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -1,01   -0,22%
  • IDX80 102   0,35   0,35%
  • IDXV30 106   0,47   0,45%
  • IDXQ30 122   -0,87   -0,70%
  • EMAS 1.904.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.800   4,00   0,02%
  • IDX 6.262   8,20   0,13%
  • KOMPAS100 896   3,65   0,41%
  • LQ45 707   -0,42   -0,06%
  • ISSI 194   0,88   0,46%
  • IDX30 372   -0,72   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -1,01   -0,22%
  • IDX80 102   0,35   0,35%
  • IDXV30 106   0,47   0,45%
  • IDXQ30 122   -0,87   -0,70%
  • EMAS 1.904.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.800   4,00   0,02%
  • IDX 6.262   8,20   0,13%
  • KOMPAS100 896   3,65   0,41%
  • LQ45 707   -0,42   -0,06%
  • ISSI 194   0,88   0,46%
  • IDX30 372   -0,72   -0,19%
  • IDXHIDIV20 450   -1,01   -0,22%
  • IDX80 102   0,35   0,35%
  • IDXV30 106   0,47   0,45%
  • IDXQ30 122   -0,87   -0,70%

Pengembangan Blok Sakakemang Tunggu Revisi POD


Senin, 18 Juli 2022 / 16:59 WIB
Pengembangan Blok Sakakemang Tunggu Revisi POD
ILUSTRASI. Pengembangan Blok Sakakemang kini masih menanti rampungnya revisi Plan of Development (POD).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembangan Blok Sakakemang kini masih menanti rampungnya revisi Plan of Development (POD).

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan saat ini revisi POD masih harus dilakukan.

"Karena memasukkan Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS) masih melakukan studi itu," kata Dwi ditemui di Kantor SKK Migas, Jumat (15/7).

Baca Juga: Eksplorasi dan Eksploitasi Terus Dilakukan SKK Migas dan KKKS

Dwi melanjutkan, revisi juga dilakukan mengingat adanya perubahan besaran cadangan di Blok tersebut.

Sebelumnya, cadangan terbukti gas bumi di Blok yang dikelola Repsol ini disebut mencapai sekitar 2 triliun cubic feet (tcf), temuan Repsol ini juga menjadi yang terbesar di Indonesia selama 18 tahun terakhir.

"Itu direvisi karena pengeboran yang pertama tidak bagus, sekarang di bawah 0,5 tcf," terang Dwi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×