Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto
JAKARTA. Lippo Group (Lippo) memutar otak untuk menjual sejumlah lahan di kawasan Cikarang di Bekasi-Jawa Barat.
Kali ini, perusahaan milik Mochtar Riady gencar melakukan road show ke berbagai negara untuk mencari investor yang berinvestasi di Indonesia.
Tahap awal, Lippo melakukan road show di negara Asia seperti Jepang dan China, selanjutnya perusahaan membidik negara di Eropa.
James Riady, Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group menyampaikan, melihat kondisi perekonomian seperti ini membuat Indonesia membutuhkan investasi dari luar negeri, salah satunya dari Jepang.
Alasannya, mereka banyak mendirikan pabrik di Tanah Air.
"Pertama kami bekerjasama dengan Jepang. Berikutnya kami akan mencari investor dari China untuk berinvestasi disini," kata James, Rabu (28/10).
Yang terbaru, Lippo Group menggandeng investor asal Jepang yakni Mitsubishi Corporation untuk membentuk perusahaan patungan atau joint venture (JV).
Skemanya, Lippo Group melalui PT Lippo Cikarang Tbk dan Mitsubishi Corporation melalui PT Diamond Realty Investment Indonesia membentuk JV bernama PT Lippo Diamond Development.
Kedua perusahaan menginvestasikan dana sebesar US$ 100 juta untuk pengembangan dua menara residensial di Orange Country.
Lippo Cikarang menyetor dana US$ 51 juta dengan kepemilikan saham 51%, dan Diamond Realty Investment Indonesia menginvestasikan US$ 49 juta dengan kepemilan saham 49%.
Langkah awal dari kerja sama ini akan mengembangkan dua kondominium dengan kapasitas 556 unit untuk satu menara.
Informasi saja, Orange Country memiliki lahan seluas 322 hektar di Cikarang, Bekasi-Jawa Barat.
Fase 1, Lippo Group akan mengembangkan lahan seluas 16,5 ha.
Nah, dua kondominium yang akan digarap oleh anak usaha Lippo dan Mitsubishi tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan proyek fase 1.
Kedepan, Lippo Group berkomitmen akan berinvestasi hingga US$ 500 juta atau Rp 6,5 triliun untuk tiga tahun mendatang dengan membukan peluang investor Jepang lainnya.
Di antaranya adalah rencana pembangunan proyek lain jasa, properti dan infrastruktur dengan investor negeri sakura tersebut.
"Kami sedang membahas untuk rencana pembangunan rumah sakit Jepang di Indonesia," tambah James.
Dea Thamrin, Sekretaris Korporasi PT Lippo Cikarang Tbk, mengatakan, alasan perusahaan menggandeng investor lain untuk pengembangan lahan adalah ingin belajar mengembangkan properti dengan investor asing yang lebih pengalaman di dunia.
Mengingat, selama ini perusahaan mendirikan properti secara individual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News