kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Penguasa minyak asal Jepang caplok saham tambang batubara di Papua


Selasa, 07 Juni 2011 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi seorang murid sekolah dasar menjalani program Belajar dari Rumah. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/wsj.


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

TOKYO. JX Nippon Oil and Energy Corp resmi menggenggam 5% saham perusahaan tambang di Indonesia. Pembelian saham tersebut sekaligus memberikan hak pada perusahaan minyak terbesar Jepang itu menjual batubara thermal ke utilitas Jepang. Maklum, saat ini Jepang tengah mengalami krisis sumber energi setelah dihantam bencana Maret silam.

Produksi dilakukan pada pertambangan milik Horna yang terletak di provinsi Papua Barat dan mulai berproduksi pada pertengahan 2012. Juru bicara perusahaan mengatakan, perusahaan minyak terbesar di Jepang tersebut akan mengangkut batubara menggunakan kapal.

Sayang JX Nippon yang merupakan unit dari JX holding belum mau mengungkapkan berapa besar nilai akuisisi di PT Horna Inti Mandiri yang merupakan penggenggam izin tambang.

Tambang yang terletak di Papua ini diperkirakan memiliki cadangan batubara sebanyak 100 juta ton. Pada awal operasi, produksi hanya akan sebanyak 1 juta ton, namun tahun berikutnya akan naik bertahap sebanyak 5 juta ton-6 juta ton.

JX Nippon saat ini mengimpor batubara sekitar 9 juta ton per tahun ke pelanggan di Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×