kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pengusaha Perikanan Tak Khawatirkan Krisis Yunani


Sabtu, 29 Mei 2010 / 10:06 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Pengusaha perikanan yakin dampak krisis Eropa tidak berpengaruh bagi ekspor produk perikanan Indonesia terutama udang.

Menurutnya Iwan Sutanto Ketua Umum Shrim Club Indonesia (SCI), pasar ekspor ke Eropa hanya 10% dibandingkan dengan pasar ekspor udang ke AS yang bisa mencapai 30%. “Kalau Eropa tidak ada masalah, tapi jika AS ikut krisis baru bermasalah,” kata Iwan.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan mencatat belum ada pengaruh langsung ekspor Indonesia ke Eropa, namun Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan dirinya mewaspadai dampak krisis tersebut terutama dampak dominonya. “Tidak ada pengaruhnya,” kata Mari.

Menurut Mari, pasar Eropa tahun ini belum sepenuhnya pulih, dan yang terpukul dari krisis Eropa itu salah satunya adalah China yang memiliki pangsa pasar ekspor 20% hingga 30% ke Eropa. Sedangkan pangsa Ekspor Indonesia ke Eropa hanya 13%.

“Mungkin ketergantungan kita ke pasar Eropa tidak seperti China,” jelas Mari yang akan mewaspadai dampak krisis tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×