kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Penjelasan Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) atas raihan kinerja kuartal III-2019


Rabu, 30 Oktober 2019 / 18:27 WIB

Penjelasan Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) atas raihan kinerja kuartal III-2019
ILUSTRASI. kawasan industri milik PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST). Foto Dok BEST

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk masih terus upayakan mengejar target pertumbuhan pendapatan. Adapun hingga tutup tahun pihaknya membidik pertumbuhan pendapatan Rp 1,1 triliun.

Seri, Head of Investor Relation Bekasi Fajar Industrial Estate menyebutkan pihaknya masih terus berupaya meningkatkan kinerja yang mana hingga kuartal III pendapatannya sebagian besar dari kontribusi penjualan tanah. "Saat ini inquiry kami masih ada 96 ha dari consumer, electronic, logistic, dll," ujarnya kepada  kontan.co.id , Selasa (29/10).

Menilik laporan keuangan kuartal III, pendapatan perseroan ditopang oleh penjualan tanah yang mencatat pemasukan sebesar Rp Rp 497,1 miliar atau tumbuh 17,67% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 422,44 miliar.

Baca Juga: Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) catatkan kinerja apik hingga kuartal III 2019

Hanya saja, ia menyebutkan dari penjualan tersebut ada yang berasal dari tahun sebelumnya yang bisa direalisasikan. Sayangnya, ia tidak menjabarkan lebih lanjut terkait komposisi hasil penjualan baru dan penjualan tahun lalu.

Karenanya, pihaknya masih terus berupaya mencapai target pendapatan yang telah dibidik sebelumnya sebesar Rp 1,1 triliun. "Kami akan usahakan," tuturnya.

Sepanjang kuartal III, sebetulnya emiten dengan kode saham BEST di Bursa Efek Indonesia ini mencatatkan kinerja apik. Hal tersebut terlihat dari pendapatan dan laba bersih yang masing-masing tumbuh 16,71% dan 37,66%.

Baca Juga: Laba Bersih Melonjak, Kinerja Bekasi Fajar (BEST) Ditopang Penjualan Lahan

Pendapatan tercatat sebesar Rp 607,61 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp 520,62 miliar. Sedangkan, untuk laba bersih tercatat sebesar Rp 210,85 miliar dari periode sama tahun lalu Rp 153,44 miliar.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Yoyok

Video Pilihan


Close [X]
×