kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.890   -10,00   -0,06%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Penjualan ban terkerek penjualan motor


Rabu, 23 April 2014 / 19:04 WIB
Penjualan ban terkerek penjualan motor
ILUSTRASI. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Melajunya penjualan sepeda motor berbanding lurus dengan penjualan ban motor. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), pada kuartal I tahun ini, industri ban motor nasional mencatat produksi sebesar 13,79 juta unit, tumbuh 11,4% dari tahun lalu.

"Kenaikan itu ditopang karena permintaan pasar makin meningkat, karena penjualan motor di Indonesia juga meningkat terus," ujar Aziz Pane, Ketua APBI pada KONTAN, Rabu (23/4).

Namun dari sisi penjualan, penjualan ban motor nasional pada kuartal I ada sebanyak 14,54 juta unit. Penjualan itu terbagi dua, dari penjualan replacement atau pasar bebas sebesar 9,78 juta unit dan penjualan dari pasar OE atau assembly sebesar 4,09 juta unit. Sedangkan sisanya yang sebanyak 675,97 ribu unit untuk ekspor.

Dari sisi pertumbuhan, penjualan dari pasar assembly lebih tinggi dari replacement yakni mencapai 10,4%. Artinya, permintaan dari pabrikan motor lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan di pasar bebas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×