kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan ban terkerek penjualan motor


Rabu, 23 April 2014 / 19:04 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Melajunya penjualan sepeda motor berbanding lurus dengan penjualan ban motor. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), pada kuartal I tahun ini, industri ban motor nasional mencatat produksi sebesar 13,79 juta unit, tumbuh 11,4% dari tahun lalu.

"Kenaikan itu ditopang karena permintaan pasar makin meningkat, karena penjualan motor di Indonesia juga meningkat terus," ujar Aziz Pane, Ketua APBI pada KONTAN, Rabu (23/4).

Namun dari sisi penjualan, penjualan ban motor nasional pada kuartal I ada sebanyak 14,54 juta unit. Penjualan itu terbagi dua, dari penjualan replacement atau pasar bebas sebesar 9,78 juta unit dan penjualan dari pasar OE atau assembly sebesar 4,09 juta unit. Sedangkan sisanya yang sebanyak 675,97 ribu unit untuk ekspor.

Dari sisi pertumbuhan, penjualan dari pasar assembly lebih tinggi dari replacement yakni mencapai 10,4%. Artinya, permintaan dari pabrikan motor lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan di pasar bebas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×