kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Penjualan Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) Meningkat 10,28% hingga Kuartal III


Minggu, 06 November 2022 / 19:50 WIB
ILUSTRASI. Gerai Depo Bangunan di Jember, Jawa Timur.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) berhasil meraih pertumbuhan kinerja selama periode Januari-September 2022. Penjualan bersih perseroan tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Mengutip laporan keuangan kuartal III-2022 yang dirilis pada Jumat (4/11), DEPO tercatat membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,87 triliun. Angka ini lebih tinggi 10,28% dari sebelumnya Rp 1,70 triliun pada kuartal III-2021.  

Penjualan bersih DEPO masih didominasi oleh penjualan bahan bangunan yang mencapai Rp 1,15 triliun. Kemudian disusul penjualan bahan finishing dan lain-lain yang masing-masing senilai Rp 681,14 miliar dan Rp 42,93 miliar. 

Tumbuhnya penjualan, ikut mendorong peningkatan beban pokok penjualan DEPO selama sembilan bulan pertama 2022. Angkanya tercatat lebih tinggi 9,41% menjadi Rp 1,54 triliun, dari semula Rp 1,40 triliun per September tahun lalu. 

Baca Juga: Bumi Resources Minerals (BRMS) Optimistis Hadapi Tahun 2023

Di sisi lain, DEPO masih mencatatkan pembengkakan pada sejumlah pos beban. Ada beban penjualan yang meningkat 19,20% menjadi Rp 218,08 miliar.

Kemudian beban umum dan administrasi yang juga meningkat signifikan 49,67%, dari sebelumnya Rp 42,92 miliar menjadi Rp 64,25 miliar.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap capaian perseroan dari sisi bottom line. Meski ada pertumbuhan penjualan, laba bersih DEPO alami penyusutan menjadi Rp 60,45 miliar.

Di mana sebelumnya laba laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 61,65 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×