kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan INKA capai Rp 1,12 triliun di semester I-2019


Senin, 19 Agustus 2019 / 20:10 WIB

Penjualan INKA capai Rp 1,12 triliun di semester I-2019
ILUSTRASI. Perawatan lokomotif kereta api


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di semester I-2019, PT INKA (Persero) mencatat penjualan sebesar Rp 1,12 triliun atau 29,9% dibandingkan RKAP 2019 yang sebesar Rp 3,75 triliun atau mencapai 86,7% dibandingkan RKAP semester I yang sebesar Rp 1,29 triliun.

Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro mengakui, menjalankan industri strategis seperti INKA memang tidaklah mudah. Pasalnya, setiap penjualan terjadi bila ada pesanan yang masuk.

"Kita mendapatkan pendapatan by order. Jadi kalau tidak ada order, selesai sudah. Kita kontrak sekarang, sampai nanti keretanya dikirim itu baru dibayar, itu bisa setahun bisa dua tahun," tutur Budi, Senin (19/8).

Baca Juga: Pabrik INKA di Banyuwangi ditargetkan rampung 2020

Sementara itu, Budi menerangkan mereka sudah mendapatkan kontrak  pengadaan kereta untuk Bangladesh sebanyak 250. Mulai 20 Januari 2019, INKA sudah mengirimkan 50 kereta tipe Meter Gauge ke Bangladesh Railway melalui Chittagong Port. Pengiriman 200 kereta tipe Broad Gaude (BG) akan dikirimkan secara bertahap pada Juli 2019.

"Awal bulan kemarin kami sudah mengirimkan 26 kereta. Mudah-mudahan Saptember kira kirim lagi. Jadi terus saja, setiap bulan kirim ke Bangladesh. Rata-rata kirim 25 kereta per bulan sampai akhir tahun sampai kontraknya selesai," terang Budi.

Sementara, terkait ekspor ke Filipina, pada 2018 PT INKA (Persero) sudah menandatangani kontrak pengadaan kereta untuk Philippine National Railways untuk 6 Diesel Multiple Unit (DMU), 3 Lokomotif dan 15 unit Kereta Penumpang dengan nilai kontrak sebesar US$ 57,1 juta.

Baca Juga: Bangun pabrik di Banyuwangi, PT INKA akan dorong ekspor


Reporter: Lidya Yuniartha
Editor: Yoyok

Video Pilihan


Close [X]
×