kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penjualan motor lesu, industri komponen ikut loyo


Jumat, 15 Juli 2016 / 15:41 WIB


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Produsen industri komponen otomotif tertekan penjualan kendaraan roda dua yang melemah di tahun ini. 

Sebelumnya, penjualan kendaraan roda dua diprediksi mencapai 6,54 juta unit, namun proyeksinya turun menjadi 6,2 juta unit.

Hamdani Dzulkarnaen, Ketua Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari penjualan menjelang lebaran. 

"Penjualan roda dua ini kan cyclical dan biasanya menjelang lebaran adalah penjualan tertinggi, tapi kali ini tak sebanyak tahun lalu," ungkap Hamdani, Jumat (15/7).

Hamdani menambahkan, tren daya beli kendaraan roda terpengaruh dengan kondisi infrastruktur. Umumnya, pasar kendaraan roda dua dari kelas menengah bawah akan menyicil kendaraan pertamanya begitu mendapat gaji. Proyek infrastruktur, menurut Hamdani bisa menyerap penjualan sepeda motor.

Sayang, GIAMM belum memiliki data berapa jumlah penurunan penjualannya. 

"Yang pasti penjualan roda dua tahun ini sulit tertolong, karena faktor daya beli kelas menengah bawah. Kalau roda empat masih bisa tertolong dengan adanya pameran otomotif," tandas Hamdani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×