kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Penyalur BBM bersubsidi 2012 akan ditentukan akhir bulan ini


Rabu, 05 Oktober 2011 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Spotify reset 350 password akun pengguna karena kebocoran, kok bisa?


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perusahaan penyalur BBM bersubsidi 2012 akan ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada akhir Oktober ini. "Mudah-mudahan akhir bulan ini," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/10).

Selain PT Pertamina (Persero) sebagai distributor utama, terdapat tiga perusahaan lainnya yang sedang mengikuti beauty contest penyalur BBM bersubsidi tahun 2012. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT AKR Corporindo (AKRA), PT Petronas Niaga Indonesia, dan PT Surya Parna Niaga.

Tubagus mengatakan, ketiga perusahaan pendamping ini bisa saja semuanya lolos menjadi penyalur BBM bersubsidi tahun depan, namun sebaliknya juga bisa ada yang rontok."Tergantung hasil seleksi," ujarnya.

Ada tiga persyaratan yang menjadi acuan BPH Migas untuk menentukan penyalur BBM bersubsidi tahun depan yaitu persyaratan ekonomis, persyaratan teknis, dan persyaratan finansial. Persyaratan teknis terkait dengan kelengkapan penyiapan-penyiapan infrastruktur.

Kemudian persyaratan ekonomis artinya keekonomiannya juga harus dihitung, badan usaha yang bersangkutan jangan sampai rugi. Persyaratan finansial berkaitan dengan alfa. "Jangan sampai alfa yang mereka ajukan itu lebih tinggi atau sama dengan alfa yang ditetapkan pemerintah. Mereka harus di bawah itu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×