kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Peritel mulai marak kembangkan pusat belanja sendiri


Senin, 25 November 2019 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Hippindo bakal menggarap Hippindo City


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Azis Husaini

“Nanti ada Living World di Kota Wisata itu tahun 2021 akhir sudah selesai kami kerjasama dengan Sinarmas. Kalau di Bandung sih paling Living Plaza, sekarang sih 16 termasyk yang sewa dan kami punya sendiri,” lanjutnya.

Sedangkan Tutum Rahanta, Ketua Bidang Ritel Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan bahwa dibeberapa daerah memang ada kekosongan karena developer enggan masuk untuk membangun pusat belanja. Apalagi saat ini tren pembangunan pusat belanja selalu dibarengi dengan segmen residensial seperti apartemen dan hotel.

Baca Juga: Para miliarder Hong Kong mulai mengalihkan uang mereka ke luar negeri

Oleh karena itu, peritel yang memiliki luas lahan yang besar perlahan mulai menyediakan spot yang bisa disewakan kepada peritel lainnya. Dirinya menyebut misalnya Ramayana yang menggandeng pelaku bioskop dan tenan F&B lain masuk di gerainya. Hal ini menurutnya memberikan tambahan pendapatan diluar dari bisnis intinya.

“Bisa jadi di area-area yang kosong yang pusat belanja belum ada mereka mengarah kesana, misalnya di Cimanggis itu peritel secara rombongan mereka beli di dekat pintu keluar tol,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×