kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Perjanjian jual beli gas hambat jadwal operasional lapangan gas kepodang


Jumat, 21 Agustus 2020 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Lapangan Gas Kepodang di Laut Utara Jawa ke PLTU Tambak Lorok, Semarang. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc/16.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Lapangan Gas Kepodang untuk kembali beroperasi kini terhambat Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang belum rampung.

Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Susana Kurniasih mengungkapkan proses PJBG masih berlangsung saat ini. "Pengaliran gas menunggu PJBG selesai," ungkap Susana kepada Kontan.co.id, Jumat (21/8).

Susana melanjutkan, pihaknya berharap proses PJBG dapat rampung dalam waktu dekat. Kendati demikian, ia belum mau merinci seputar proses tersebut. Sekedar informasi, pada medio Juni lalu SKK Migas memastikan pengaliran gas Lapangan Kepodang dapat segera dimulai setelah berhenti menyalurkan gas per September 2019.

Sebagai informasi, operatorship Wilayah Kerja Muriah telah beralih dari Petronas Carigali Muriah Ltd (PCML) kepada Saka Energi Muriah Limited (SEML). Setelah dokumen legal pengalihan participating interest atau Deed of Assignment (DoA) ditandatangani dua kontraktor tersebut pada akhir Januari lalu, PCML dan SEML terus melakukan sejumlah persiapan yang dibutuhkan.

Baca Juga: SKK Migas optimistis investasi hulu migas bisa capai US$ 70 miliar

Sejak lapangan berhenti berproduksi pada September tahun lalu, kegiatan uji coba fungsi untuk peralatan-peralatan penting tetap dilaksanakan secara rutin. Dalam kurun lima bulan ke belakang, Kontraktor KKS SEML dan PCML juga telah melakukan transisi operasional, antara lain melakukan uji coba pengoperasian bersama yang bertujuan untuk menjaga supaya fasilitas operasi di Lapangan Kepodang.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengungkapkan uji coba itu berfungsi dengan baik sehingga saat dialihkan kepada SEML dapat langsung memproduksikan gas tanpa kendala. "Kesiapan teknis operasi saat ini sudah mencapai 95%. Fasilitas di Lapangan Kepodang siap untuk segera memulai beroperasi," ujar dia, Juni lalu.

Sebagai operator baru, SEML telah menyiapkan berbagai macam kontrak untuk mendukung operasi Kepodang selanjutnya. Sebagai contoh, operasi kapal sejak Februari lalu sudah dijalankan dengan kontrak di bawah SEML.

Di luar persiapan-persiapan tersebut di atas, masih terdapat beberapa hal yang perlu diselesaikan untuk dapat mengaktifkan kembali Lapangan Kepodang. Salah satu yang paling krusial adalah aspek komersial, yaitu negosiasi jual beli gas di mana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan kandidat pembeli gas dari Lapangan Kepodang utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×