kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Perkuat Ekosistem Farmasi, Farmaklik dan OBATApps Gandeng 177 Kampus Farmasi


Selasa, 25 November 2025 / 13:05 WIB
Perkuat Ekosistem Farmasi, Farmaklik dan OBATApps Gandeng 177 Kampus Farmasi
ILUSTRASI. OBATApps Campus CEO Forum yang digelar pada 11–13 November 2025 di Bandung, Jawa Barat.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. OBATApps dan Farmaklik Grup resmi merangkul 177 perguruan tinggi farmasi di seluruh Indonesia. Langkah besar ini dipertegas melalui OBATApps Campus CEO Forum yang digelar pada 11–13 November 2025 di Bandung, Jawa Barat.

Selama sembilan tahun hadir, OBATApps konsisten menjadi ruang belajar digital bagi lebih dari 250.000 mahasiswa farmasi. Platform ini terbukti mendorong peningkatan kompetensi, memperkuat kesiapan karier, dan mengerek kelulusan Uji Kompetensi di berbagai kampus.

Tak berhenti di ranah akademik, OBATApps juga menjadi mitra strategis lebih dari 50 kampus untuk mengejar target institusional—dari akreditasi, pemenuhan IKU, hingga membantu sejumlah kampus meraih kelulusan Uji Kompetensi 100%.

Baca Juga: Industri Farmasi Wanti-Wanti Dampak Setop Impor Garam

Momentum terbaru meneguhkan peran OBATApps sebagai solusi menyeluruh. Perusahaan tidak lagi sekadar hadir di ruang kuliah, tetapi ikut membangun mesin pertumbuhan bisnis kampus. Mulai dari penyediaan alat laboratorium dan bahan habis pakai hingga penguatan ekosistem bisnis melalui pembentukan 150+ Koperasi Kampus sebagai sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan.

Founder Farmaklik Grup, Ridho Muhammad Sakti, menyoroti pergeseran fokus OBATApps yang kini turut mendorong bisnis kampus. “Lebih dari 40% potensi pendapatan perguruan tinggi berada di luar mahasiswa. Ekosistem OBATApps memberi ruang tumbuh, baik akademik maupun bisnis,” ujar Ridho dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga: BPOM Resmi Terbitkan Izin Edar Obat Generik Berbahan Dydrogesterone

Ketua Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI), Yusmaniar, turut mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, kehadiran industri nasional dan internasional menunjukkan bahwa OBATApps bergerak sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas institusi. Sehingga, manfaatnya langsung kembali kepada mahasiswa.

Sementara Destita Khairilisani, Anggota DPD/MPR RI, menilai langkah ini sebagai lompatan signifikan. Ia melihat OBATApps bukan sekadar platform, tetapi teknologi yang membuka akses, menaikkan kualitas, dan mendekatkan pemerataan pendidikan tinggi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×